Meulaboh, Independen News – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak di Pendopo Bupati Aceh Barat, sore ini, saat Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat menggelar kegiatan buka puasa bersama. Acara ini dihadiri oleh para penggiat sosial, pendamping desa, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tagana, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim dari berbagai desa di Kecamatan Johan Pahlawan.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Barat menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pendamping sosial yang selama ini telah bekerja di lapangan membantu masyarakat.
Ia berpesan agar para pendamping PKH, Tagana, dan pendamping desa terus aktif mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat, produktif, dan mandiri.
“Kita ingin masyarakat desa tidak hanya bergantung pada bantuan, tapi bisa memanfaatkan bantuan itu untuk menjadi mandiri. Pendamping memiliki peran penting untuk mendorong semangat itu,” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG), agar terus memperkuat koordinasi dan meningkatkan pelayanan cepat terhadap berbagai persoalan sosial di tingkat desa.
Menurutnya, langkah ini penting mengingat tantangan sosial ekonomi masyarakat kini semakin dinamis seiring perkembangan global dan nasional.
Dalam momen penuh makna tersebut, Bupati Aceh Barat juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada 50 anak yatim yang berasal dari lima desa di Kecamatan Johan Pahlawan.
Aksi sosial itu menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat kurang mampu, terutama di bulan suci Ramadan.
Acara buka puasa bersama ini berlangsung khidmat dan sarat makna, mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat serta para penggiat sosial yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan sosial di Kabupaten Aceh Barat.
















