Meulaboh, Independen News – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat, Ir. Fadly Octora, ST, menerima penghargaan kategori Inovasi dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur dalam ajang Jurnalis Aceh Barat (JAB) Award 2026, di Aula Bapeda Aceh Barat, Jum’at malam (30/10/26).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi Dinas PUPR dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Aceh Barat, khususnya melalui upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas sarana serta prasarana yang dibutuhkan masyarakat.
Fadly Octora menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan motivasi bagi jajaran Dinas PUPR Aceh Barat untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Aceh Barat. Kami menyadari bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama dan dukungan semua pihak,” ujar Fadly.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat nyata, baik dalam memperlancar mobilitas, meningkatkan konektivitas antarwilayah, maupun mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pembangunan dan pemeliharaan jalan, jembatan, serta berbagai sarana pendukung lainnya menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap pusat pendidikan, layanan kesehatan, pusat perdagangan, dan fasilitas pelayanan publik.
Karena itu, inovasi dan percepatan pembangunan perlu terus diperkuat dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan, ketepatan perencanaan, serta efektivitas penggunaan anggaran agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Penghargaan JAB Award 2026 diharapkan menjadi penyemangat bagi jajaran Dinas PUPR Aceh Barat untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat koordinasi, dan menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata sesuai kebutuhan daerah.
Ajang JAB Award 2026 juga menjadi bentuk apresiasi terhadap tokoh dan pihak yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan Aceh Barat, sekaligus mendorong lahirnya inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.













