Banda Aceh, Independen News – Ketua Badan Baitul Mal Aceh Selatan, Tgk. Misbar Basri, melakukan kunjungan silaturahim ke Rumah Singgah Griya Tuan Tapa yang berlokasi di Banda Aceh, pada Rabu (8/4/2026).
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Gusmawi Mustafa, dan disambut langsung oleh Drs. Adi Multa selaku pengurus Rumah Singgah Griya Tuan Tapa.
Dalam kunjungan tersebut, Tgk. Misbar Basri menyampaikan rasa senang dan gembira melihat keberadaan Rumah Singgah Griya Tuan Tapa yang terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Selatan, khususnya bagi pasien dan keluarga pasien yang sedang menjalani pengobatan rujukan di Banda Aceh.
“Keberadaan rumah singgah ini sangat membantu masyarakat kita. Ini adalah bentuk kepedulian nyata dan solusi bagi keluarga pasien yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama proses pengobatan,” ujarnya.
Rumah Singgah Griya Tuan Tapa sendiri merupakan salah satu program unggulan yang mendukung visi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, yaitu “Aceh Selatan yang Maju, Produktif, dan Madani.” Sejak mulai difungsikan pada 1 Agustus 2025, rumah singgah ini telah memberikan manfaat yang signifikan.
Hingga akhir Maret 2026, tercatat sebanyak 113 pasien, 224 pendamping, dan 165 tamu telah memanfaatkan fasilitas ini, dengan total penerima manfaat mencapai 502 orang.
Lebih lanjut, Tgk. Misbar Basri juga menyampaikan komitmennya bahwa Baitul Mal Aceh Selatan akan terus berkontribusi dalam mendukung operasional rumah singgah.
“Kami berkomitmen untuk terus menyisipkan program bantuan operasional Rumah Singgah Griya Tuan Tapa melalui dana infak umat yang dititipkan melalui Baitul Mal Aceh Selatan,” tambahnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga serta memastikan program-program sosial yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Keberadaan Rumah Singgah Griya Tuan Tapa diharapkan terus berkembang dan menjadi salah satu pilar penting dalam pelayanan sosial, khususnya dalam mendukung masyarakat Aceh Selatan yang sedang menghadapi ujian kesehatan di perantauan.
Komitmen Ketua Badan Baitul Mal Aceh Selatan menjadi bukti bahwa pengelolaan dana umat tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar diarahkan untuk memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Terdapat beberapa manfaat keberadaan Rumah Singgah Griya Tuan Tapa di Banda Aceh diantaranya untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dimana pasien dan keluarga tidak lagi terbebani biaya penginapan selama menjalani pengobatan, kemudian memberikan kenyamanan dan ketentraman dimana fasilitas yang layak memberikan suasana aman dan nyaman bagi penghuni.
Selanjutnya mendekatkan akses pelayanan kesehatan karena lokasi strategis memudahkan akses menuju rumah sakit rujukan di Banda Aceh.
Lalu untuk meningkatkan kepedulian sosial pemerintah karena program ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam membantu masyarakat. Selain itu juga sebagai upaya memperkuat nilai madani dan kemanusiaan, dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, solidaritas, dan gotong royong.
Terakhir keberadaan Rumah Singgah dapat memberikan dukungan psikologis dimana lingkungan yang saling menguatkan memberikan ketenangan bagi pasien dan keluarga.
Sebagai informasi Rumah Singgah Griya Tuan Tapa, beralamat di Jalan Metro, Gampong Beurawe, Banda Aceh
(Belakang Kantor PLN Beurawe, depan SDQu Almuyassar) dengan dapat menghubungi Fuadhiah 0823-6927-7716 dan atau Reza Fahlevi 0858-3685-8296
Rumah Singgah Griya Tuan Tapa bukan hanya sekadar tempat tinggal sementara, tetapi menjadi simbol nyata kepedulian, kebersamaan, dan amanah dalam membantu sesama.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk komitmen dari Baitul Mal Aceh Selatan, diharapkan program ini terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas, sebagai bagian dari ikhtiar bersama menuju Aceh Selatan yang Maju, Produktif, dan Madani.











