Meulaboh, Independen News – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM menghadiri kegiatan pelantikan Pengurus Cabang (Pengcab) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) periode 2025 – 2030 di Auditorium Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh pada Selasa (3/11/2026).
Pelantikan Pengcab Kagama Kabupaten Aceh Barat tersebut juga diselingi dengan kegiatan Sarasehan pembangunan daerah tema kolaborasi membangun ekonomi berdampak hilirisasi potensi lokal, investasi dan transformasi digitalisasi untuk masa depan Aceh Barat.
Para pengurus Kagama Kabupaten Aceh Barat tersebut dilantik langsung oleh Wakil Menteri (Wamen) Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), Nezar Patria yang juga merupakan Sekjen Pengurus Pusat (PP) Kagama.
Bupati Aceh Barat Tarmizi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Pengcab Kagama Aceh Barat periode 2025 – 2030 yang baru saja dilantik oleh Wamen Komdigi Nezar Patria di Auditorium UTU.
“Semoga kedepan bisa berkolaborasi dan terus memberikan kontribusi, ide, gagasan, pemikiran untuk bersama – sama membangun Aceh Barat. Dan perlu kami sampaikan bahwa di Aceh Barat eselon II nya mayoritas adalah alumni UGM,” kata Tarmizi.
Tarmizi menjelaskan, untuk jabatan asisten dan kepala dinas di Kabupaten Aceh Barat terdapat sebanyak 10 orang alumni UGM atau Kagama, jumlah tersebut belum termasuk Sekretaris Dinas (Sekdis) dan Kepala Bidang (Kabid).
“Mengapa sekarang mayoritasnya adalah teman – teman dari UGM ? karena kita sudah mengubah kebiasaan lama, kalau dulu mendapatkan posisi dengan cara melobi dan transaksi, sekarang mendapatkan jabatan karena prestasi,” katanya.
Dikatakan Tarmizi, pihaknya menggunakan sistem manajemen talenta dan menilai secara objektif dalam menempatkan pejabat, dan merek yang mendapatkan jabatan itu murni karena kinerjanya yang baik.
“Jadi yang dinilai itu adalah berdasarkan track record, integritas, kapabilitas dan tentu juga loyalitasnya. Apalagi saat ini kita sedang dihadapkan pada tantangan yang begitu berat, kita tidak bisa bekerja sebagai supermen, tapi kita harus bekerja dengan super tim,” ujar Tarmizi.
Karena dengan tim yang kuat kata dia, maka semua masalah akan dapat diselesaikan. Dalam kondisi seperti saat ini kita harus mampu berfikir diluar dari kebiasaan pada umumnya serta berfikir kreatif dan inovatif.
“Dan kami berkeyakinan dengan teman – teman para eselon II,II dan IV dari Kagama ini semuanya punya kemampuan untuk mewujudkan harapan tersebut dan kami bersyukur mempunyai tim yang kuat,” ujarnya.












