Aceh Barat, Independen News – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Hj. Siti Ramazan, S.E., atau yang akrab disapa Dekti, menggelar kegiatan reses Daerah Pemilihan (Dapil) III meliputi Kecamatan Woyla, Woyla Barat, Woyla Timur, dan Sungai Mas, dalam rangka Masa Sidang III DPRK Aceh Barat Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gampong Kuala Bhee, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, Senin (2/11/2026), dengan dihadiri masyarakat dari sejumlah wilayah di daerah pemilihan tersebut.
Reses ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi, usulan pembangunan, serta persoalan yang selama ini dihadapi di lingkungan masing-masing.

Dalam sambutannya, Dekti menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa reses merupakan salah satu tugas dan kesempatan bagi anggota DPRK untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna mendengarkan kebutuhan dan memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Perlu kita ketahui bersama bahwa kegiatan reses ini merupakan salah satu kesempatan bagi kami selaku anggota DPRK untuk melakukan kunjungan langsung ke tengah-tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, keluhan, serta berbagai kebutuhan masyarakat yang nantinya akan menjadi bahan untuk kami perjuangkan dalam pelaksanaan tugas sebagai wakil rakyat,” ujar Dekti.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menyampaikan berbagai kebutuhan yang menjadi prioritas di gampong masing-masing, baik di bidang pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, perkebunan, pemberdayaan ekonomi masyarakat maupun sektor lainnya.
Menurutnya, seluruh masukan dan usulan masyarakat sangat penting sebagai bahan pertimbangan dalam memperjuangkan program pembangunan daerah.
Dekti juga menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan akan ditampung dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan, kemampuan anggaran, serta arah kebijakan pembangunan daerah.
“Kami berharap masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara terbuka, sehingga apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat dapat kami catat dan menjadi bahan pertimbangan untuk diperjuangkan. Namun, tentu tidak semua usulan dapat direalisasikan sekaligus. Karena itu, diperlukan skala prioritas dan dukungan semua pihak,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, ia juga membuka ruang dialog dan diskusi agar masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan, masukan, usulan maupun berbagai permasalahan yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Selain menyerap aspirasi baru, kegiatan reses tersebut juga diwarnai dengan penyerahan secara simbolis sejumlah barang yang sebelumnya diminta masyarakat pada pelaksanaan reses terdahulu.

Adapun bantuan yang diserahkan di antaranya kasur untuk pesantren, karpet, serta speaker aktif untuk kebutuhan musala.
Penyerahan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang telah disampaikan pada masa reses sebelumnya.
Dekti berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penerima dan mendukung aktivitas keagamaan serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan kegiatan ibadah dan pendidikan keagamaan.
Di akhir sambutannya, Dekti berharap kegiatan reses dapat menjadi sarana komunikasi dan mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan wakil rakyat.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, baik dalam penyampaian maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Harapan saya, melalui kegiatan reses ini hubungan komunikasi dan silaturahmi antara masyarakat dengan wakil rakyat semakin baik. Kami berkomitmen menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku,” tutupnya.
Melalui kegiatan reses Masa Sidang III DPRK Aceh Barat Tahun 2026 ini, diharapkan berbagai aspirasi masyarakat Dapil III dapat menjadi perhatian dan bahan perjuangan dalam mendorong pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Woyla Raya dan Sungai Mas.
(Riosa)







