Satpol PP Aceh Barat Amankan Sejumlah Pelajar SMA yang Kedapatan Bermain PlayStation Saat Jam Belajar

Meulaboh, Independen News – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Kabupaten Aceh Barat mengamankan sejumlah pelajar SMA yang kedapatan bermain game PlayStation saat jam belajar sekolah, Rabu (6/5), sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam razia rutin yang dilakukan petugas, sejumlah pelajar yang sedang asyik bermain Playstation di sebuah tempat permainan daerah Drien Rampak Meulaboh, sempat panik saat melihat kedatangan aparat. Beberapa di antaranya bahkan berusaha melarikan diri melalui pintu belakang untuk menghindari razia.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Kabid Trantib) Satpol PP dan WH Aceh Barat, Arsil, SH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli rutin yang terus digencarkan pihaknya, tidak hanya menyasar aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga aktivitas pelajar di luar lingkungan sekolah saat jam pelajaran berlangsung.

“Patroli ini rutin kami lakukan. Selain pengawasan terhadap ASN, kami juga fokus mengurangi aktivitas anak-anak sekolah yang berada di luar jam belajar sebagaimana yang telah ditentukan. Harapannya, ada kerja sama yang baik dari pihak sekolah dalam melakukan pembinaan terhadap siswa,” ujar Arsil.

Ia menegaskan, setiap pelajar yang ditemukan berkeliaran, nongkrong, maupun bermain di luar sekolah saat jam pelajaran akan didata dan dilaporkan kepada pihak sekolah untuk ditindaklanjuti.

Menurutnya, pengawasan bersama antara pemerintah, sekolah, dan orang tua sangat dibutuhkan agar pelajar tidak terjerumus pada aktivitas yang dapat mengganggu proses pendidikan mereka.

“Ke depan, kami berharap ada solusi yang paling efektif untuk anak-anak kita, khususnya bagi mereka yang memang mulai enggan mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Razia tersebut mendapat perhatian masyarakat karena dinilai sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menegakkan disiplin pelajar serta menjaga ketertiban umum di wilayah Aceh Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *