Aceh Barat, Independen News – Dinas PUPR Aceh Barat memastikan segera melakukan rekonstruksi Jembatan Peunia yang berada di Kecamatan Kaway XVI. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperbaiki akses transportasi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, menyampaikan bahwa rekonstruksi Jembatan Peunia merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur yang aman dan layak bagi masyarakat.
“Jembatan Peunia memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah dan akses utama bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah melalui Dinas PUPR Aceh Barat segera melakukan rekonstruksi agar mobilitas warga kembali lancar, aman, dan nyaman,” ujar Beni Hardi.
Ia menambahkan, proses rekonstruksi akan segera memasuki tahapan teknis, mulai dari perencanaan konstruksi hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Pemerintah daerah juga berharap dukungan penuh dari masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.
Dengan direkonstruksinya Jembatan Peunia, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Kaway XVI semakin baik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perdagangan, dan aktivitas sosial lainnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun infrastruktur yang berkualitas sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.









