Aceh Barat, Independen News – Panser Seuradeuk FC berhasil keluar sebagai juara pertama dalam ajang Semi Open Turnamen Sepak Bola Woyla Raya Cup 2026 setelah menaklukkan Renza Mobil FC dengan skor 2-0 pada laga final perebutan juara pertama dan kedua yang berlangsung di Lapangan Kuala Bhee, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (1/11/2026).
Dalam pertandingan puncak tersebut, Panser Seuradeuk FC sukses mengamankan gelar juara pertama, sementara Renza Mobil FC harus puas menempati posisi juara kedua.
Turnamen yang berlangsung selama beberapa pekan ini diikuti puluhan tim dari berbagai wilayah di Kecamatan Woyla dan sekitarnya. Ajang tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya para pencinta sepak bola.
Ketua Panitia Pelaksana, Teuku Hadi Wahyudi, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga turnamen dapat terlaksana hingga selesai dengan aman, tertib, dan meriah.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Woyla Raya Cup 2026 menjadi bukti bahwa masyarakat, pemuda, dan panitia mampu bekerja sama menyelenggarakan turnamen sepak bola berskala besar di wilayah Woyla.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa membuktikan bahwa dengan kebersamaan, pengorbanan, dan dukungan masyarakat, turnamen ini dapat kita selesaikan dengan sukses. Kami sangat bersyukur kegiatan berjalan aman, tertib, dan damai,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemuda, masyarakat, serta seluruh unsur yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Teuku Hadi mengungkapkan bahwa total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen mencapai Rp65 juta. Rinciannya, juara pertama memperoleh Rp30 juta, juara kedua Rp20 juta, dan juara bersama sebesar Rp5 juta.
Lebih lanjut, ia berharap keberhasilan turnamen ini dapat menjadi contoh positif bagi penyelenggaraan kegiatan olahraga masyarakat lainnya di Aceh Barat.
Ia juga berharap seluruh pihak, termasuk unsur perwasitan dan organisasi sepak bola, dapat memberikan ruang serta dukungan kepada masyarakat yang ingin menggelar turnamen sebagai sarana hiburan, pembinaan, dan pengembangan bakat generasi muda.
“Harapan kami, ketika masyarakat ingin membuat turnamen, hendaknya diberikan ruang dan dukungan. Jangan sampai kegiatan positif seperti ini justru terhambat. Sepak bola merupakan hiburan masyarakat sekaligus wadah untuk melahirkan bibit-bibit pemain berbakat,” tambahnya.
Panitia turut menyampaikan terima kasih kepada Ketua PSSI Aceh Barat, Teuku Dedi Iskandar, yang telah memberikan izin dan dukungan terhadap pelaksanaan turnamen tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Barat, Hj. Siti Ramazan, S.E., yang akrab disapa Dekti, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi penyelenggaraan Woyla Raya Cup 2026 yang dinilai menjadi wadah positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga sepak bola.
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berperan penting dalam mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas di tengah masyarakat.
Ia berharap turnamen serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap akan lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat dari Aceh Barat yang nantinya mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, yang paling penting adalah menjaga kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan,” ujarnya.
Keberhasilan Woyla Raya Cup 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarpemuda, meningkatkan semangat sportivitas, serta mendorong perkembangan olahraga sepak bola di Kabupaten Aceh Barat.








