Meulaboh, Independen News – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM didampingi Wakil Bupati Said Fadheil SH resmi menutup Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 38 tingkat kabupaten yang digelar di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Kecamatan Johan Pahlawan pada Senin (19/10/2026) malam.
Pada MTQ tingkat kabupaten kali ini, Kecamatan Johan Pahlawan keluar sebagai juara umum, Kecamatan Meureubo juara dua, Kecamatan Bubon juara tiga, Kecamatan Samatiga juara empat dan Kecamatan Kaway XVI juara kelima.
Tarmizi mengatakan, meskipun terdapat sedikit kekurangan dalam pelaksanaan MTQ kali ini namun semua rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir selama empat hari berjalan tertib dan lancar.
“Kami meminta bagi seluruh peserta yang akan ikut MTQ Provinsi Aceh di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tahun 2027 nanti agar betul – betul serius mempersiapkan diri karena nantinya akan membawa nama baik daerah” kata Tarmizi.
Dikatakan Tarmizi, semua stakeholder harus sepakat dan bertekad pada ajang MTQ tingkat Provinsi Aceh tahun depan Kabupaten Aceh Barat harus masuk dalam 10 besar bahkan 5 besar.
“Jika nanti masuk 5 besar, semua juara akan mendapatkan bonus besar dari Pemkab Aceh Barat, juara satu akan kami berikan hadiah umroh plus uang saku Rp 10 juta, kemudian juara dua dan seterusnya hadiahnya disesuaikan sesuai dengan juara yang didapatkan,” katanya.
Hadiah tersebut kata Tarmizi, merupakan bonus dari Pemkab Aceh Barat kepada semua peserta yang berjuang untuk mengharumkan nama daerah di ajang MTQ tingkat Provinsi Aceh nantinya.
“Semua peserta nantiny akan difokuskan untuk pembinaan di Aceh Barat yang dibina langsung oleh pembina dari provinsi dan juga dari kebupaten. Kepada orang tua, tolong dijaga anak – anak kita terutama yang akan ikut MTQ provinsi, beri mereka semangat, dukungan dan doa kan mereka supaya menjadi juara,” ujar Tarmizi.
Tarmizi berharap, agar kedepannya nanti akan ada qori – qori internasional yang berasal dari Kabupaten Aceh Barat. Dia meyakini ada anak- anak Aceh Barat yang mempunyai kemampuan namun selama ini belum muncu ataupun sudah muncul namun belum mendapatkan pembinaan.
“Oleh karena itu kami meminta kepada LPTQ untuk bisa melakukan penjaringan sehingga nanti menemukan potensi – potensi qori terbaik yang insyaallah akan berhasil dilevel provinsi maupun nasional,” ujarny.
Apapun yang menjadi rekomendasi dari LPTQ untuk mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ kata Tarmizi, maka nantinya akan dijalankan oleh Pemkab Aceh Barat.
“Mari kita doakan bersama semoga Aceh Barat betul – betul dapat meraih minimal peringkat 10 besar atau maksimal bisa mencapai peringkat 5 besar pada ajang MTQ tingkat provinsi tahun depan di Abdya,” kata Tarmizi.













