LEPPAMI PB HMI dan Mitra Lintas Lembaga Sukses Gelar Aksi Konservasi Pohon di Aceh Barat

Aceh Barat, Independen News – Semangat kolaborasi lintas lembaga dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup kembali ditunjukkan melalui kegiatan konservasi pohon kolaboratif yang sukses digelar di kawasan Masjid Agung Baitul Makmur, Aceh Barat. Kegiatan ini dipelopori oleh BAKORNAS LEPPAMI PB HMI bersama LSM Bumoe Indatu Ceudah sebagai mitra utama, dengan dukungan sponsorship dari PT Magellanic Garuda Kencana.

Aksi hijau yang melibatkan sekitar 80 peserta ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kerja sama yang solid antarlembaga. Sejumlah elemen turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya FORHATI Daerah Aceh Barat, PT Magellanic Garuda Kencana (MGK), Barisan Rakyat Aceh (BARA), Maritim Muda Nusantara (MMN) Aceh Barat, influencer dan konten kreator Aceh Barat, RRI Meulaboh, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Syariat Islam Aceh Barat.

Korwil Aceh BAKORNAS LEPPAMI PB HMI yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Tonicko Anggara, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni penanaman pohon, melainkan sebuah pesan kuat tentang pentingnya menjaga semangat kolaborasi dalam upaya pelestarian alam.

“Kami berharap aksi nyata keberpihakan kepada lingkungan hidup yang dilaksanakan dengan semangat kolaborasi seperti ini dapat terus terawat, sehingga kelestarian alam dapat terus kita rasakan manfaat positifnya bagi kehidupan,” ujar Tonicko Anggara.

Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh berbagai pihak yang memiliki visi yang sama dalam menjaga bumi. Menurutnya, kemitraan yang terjalin dengan LSM Bumoe Indatu Ceudah menjadi salah satu kekuatan utama dalam menyukseskan agenda konservasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat, khususnya LSM Bumoe Indatu Ceudah yang telah menjadi mitra kerja yang sangat baik. Dari kolaborasi ini, kami belajar banyak tentang pentingnya pohon bagi keberlangsungan hidup. Ini adalah langkah nyata menjaga bumi demi terwujudnya negeri yang lestari,” tutupnya.

Kegiatan konservasi pohon ini diharapkan menjadi awal dari gerakan lingkungan yang lebih luas di Aceh Barat, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif bahwa menjaga alam bukan hanya tugas pemerintah atau aktivis, melainkan tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *