Aceh Barat, Independen News – Upaya pemerintah memulihkan lahan pertanian yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Barat mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gema Bangsa Aceh Barat.
Ketua DPD Partai Gema Bangsa Aceh Barat, Rasyidin, menilai percepatan pemulihan lahan pertanian merupakan langkah penting untuk mengembalikan produktivitas petani sekaligus menggerakkan kembali perekonomian masyarakat.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Aceh Barat per 2 Oktober 2026, pemulihan sawah terdampak banjir telah mencapai sekitar 96 persen dari total 1.907 hektare. Pemulihan dilakukan melalui pembersihan lumpur, perbaikan saluran air, bantuan mesin pompa, hingga penyaluran bibit padi kepada kelompok tani.
Rasyidin menyambut baik langkah pemerintah tersebut. Menurutnya, pemulihan sektor pertanian harus menjadi perhatian karena sawah merupakan salah satu sumber utama penghidupan masyarakat di Aceh Barat.
“Kami mengapresiasi langkah pemerintah dalam memulihkan lahan pertanian masyarakat. Program seperti ini penting untuk membantu petani kembali produktif dan menggerakkan perekonomian daerah,” ujar Rasyidin.
Ia mengatakan, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan mengembalikan kondisi lahan, tetapi juga harus memastikan petani dapat kembali melakukan aktivitas pertanian secara berkelanjutan.
“Pemulihan lahan bukan hanya soal mengembalikan sawah, tetapi juga mengembalikan kehidupan dan penghasilan para petani,” katanya.
Pemulihan Harus Terus Dikawal
Rasyidin berharap program pemulihan pertanian terus dikawal hingga seluruh lahan terdampak dapat kembali produktif. Sinergi antara pemerintah, kelompok tani, masyarakat dan berbagai pihak dinilai penting agar bantuan yang telah diberikan memberikan dampak nyata.
Menurut data DPTPH Aceh Barat yang dikutip ANTARA, pemerintah juga telah menerima bantuan bibit padi dari Kementerian Pertanian sebanyak 45 ribu kilogram untuk disalurkan kepada kelompok tani guna mendukung penanaman kembali lahan terdampak bencana. Petani di sejumlah wilayah bahkan telah kembali melakukan penanaman dan memasuki panen kedua.
“Kami berharap sinergi pemerintah dan masyarakat terus diperkuat. Pemulihan lahan harus benar-benar mampu mempercepat petani kembali berproduksi,” ujar Rasyidin.
Ia menambahkan, keberhasilan pemulihan pertanian akan memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat, karena sektor tersebut tidak hanya berkaitan dengan produksi pangan, tetapi juga menyangkut pendapatan petani dan perputaran ekonomi di tingkat desa.
Gema Bangsa Aceh Barat, lanjut Rasyidin, mendukung langkah-langkah pemerintah yang diarahkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, khususnya melalui penguatan sektor pertanian.
“Yang paling penting, petani bisa kembali bekerja, sawah kembali produktif dan ekonomi masyarakat kembali bergerak,” pungkasnya.








