MEULABOH, Independen News – Ketua Pumada dan Santri Aceh Barat, Zulkifli Andi Govi yang akrab disapa Dek Zoel, menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Huda, Mudab, NU, Perti, Tastafi, Isad, Mabab, dan Pemuda Santri dari seluruh wilayah Aceh Barat, di Rumah Makan Hasan Melborn Meulaboh, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Satukan Hati & Gerakan untuk Mencari Ridha Allah” ini dihadiri sekitar 150 undangan dari berbagai kalangan, mulai dari ulama dayah, organisasi kepemudaan, hingga unsur pemerintah daerah.

Dalam keterangannya, Dek Zoel menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan antara ulama, santri, dan generasi muda.
“Alhamdulillah, hari ini kita mengundang sekitar 150 orang dari berbagai unsur. Hadir ulama dayah, pemuda santri, serta tokoh-tokoh organisasi. Tujuan kita adalah menyatukan hati dan tujuan untuk mencari ridha Allah SWT,” ujar Dek Zoel.

Ia menegaskan, sinergi antara ulama dan pemuda sangat penting dalam upaya memajukan syariat Islam di Aceh Barat. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa semua elemen dapat duduk bersama dalam satu visi besar.
“Momentum ini bukan sekadar buka puasa, tetapi juga untuk memperkuat pentingnya pendidikan agama. Kita ingin ulama, santri, dan pemuda kompak bersatu demi kemajuan syariat Islam,” tambahnya.

Dek Zoel juga menyinggung kebanggaan terhadap hadirnya dai muda asal Aceh, Ustaz Habibi, yang saat ini tengah bersaing di tingkat nasional.
Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai simbol pentingnya pendidikan agama dalam membentuk generasi unggul.
“Dengan hadirnya Ustaz Habibi, ini menjadi motivasi bagi kita semua bahwa pendidikan agama sangat penting. Ini harus menjadi fokus kita dalam membina generasi muda ke depan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut diikuti perwakilan dari 12 kecamatan, baik dari unsur pemuda santri maupun organisasi kepemudaan lainnya. Selain itu, sejumlah organisasi seperti NU dan Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) juga ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Di akhir kegiatan, Dek Zoel berharap kebersamaan yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dalam membangun Aceh Barat yang lebih baik.
“Kita ingin membuktikan bahwa ulama dan pemuda bisa bersatu dalam satu meja, dengan satu cita-cita besar, yaitu memajukan syariat Islam di Aceh Barat demi mencari ridha Allah SWT,” pungkasnya.
Ia juga berpesan kepada generasi muda agar senantiasa dekat dengan ulama dalam setiap langkah kehidupan.
“Kita sebagai anak muda harus selalu membersamai para ulama. Memang kita tidak semua bisa menjadi ulama, tetapi kita harus menjadi bagian dari perjuangan ulama itu sendiri,” tutup Dek Zoel.














