Meulaboh, Independen News – Dalam rangka meningkatkan pembinaan kepribadian dan memperkuat nilai-nilai spiritual bagi warga binaan, Lapas Meulaboh melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an yang digelar secara rutin setiap malam selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut berlangsung di Mushalla Lapas Meulaboh dan diikuti oleh warga binaan dengan pengawasan langsung dari petugas pemasyarakatan.
Pelaksanaan tadarus Al-Qur’an ini menjadi salah satu bentuk pembinaan keagamaan yang secara konsisten dilaksanakan oleh Lapas Meulaboh sebagai bagian dari upaya membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik, religius, serta memiliki kesadaran moral dan spiritual yang kuat. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terlihat setiap malam ketika para warga binaan berkumpul untuk membaca dan mendalami ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Kepala Lapas Meulaboh, Tendi Kustendi menyampaikan bahwa kegiatan tadarus Al-Qur’an selama bulan Ramadhan merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkuat pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana introspeksi diri serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
“Melalui kegiatan tadarus Al-Qur’an ini, kami berharap para warga binaan dapat memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk memperbaiki diri, memperdalam pemahaman agama, serta menumbuhkan kesadaran spiritual yang akan menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Tendi.
Lebih lanjut, Tendi Kustendi juga berharap kegiatan pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini mampu memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku warga binaan, sehingga mereka dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik serta siap menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa setelah menyelesaikan masa pidana.
Dengan adanya kegiatan tadarus Al-Qur’an yang dilaksanakan secara rutin selama bulan Ramadhan ini, Lapas Meulaboh berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan moral bagi seluruh warga binaan.













