Malaysia, Independen News – Ajang South East Asia Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop tingkat Senior High School resmi dibuka di Balai Mesyuarat Sekolah Menengah Kebangsaan Ibrahim Fikri, Teluk Ketapang, Terengganu, Malaysia, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan internasional tersebut dibuka Menteri Pelancongan, Seni dan Budaya Malaysia yang diwakili Wakil Menteri, Puan Rasyidah. Dalam sambutannya, ia mengingatkan para peserta agar menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk saling mengenal budaya dan karakter masyarakat dari berbagai negara di Asia.
Menurutnya, perbedaan kultur dan budaya bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekuatan untuk membangun persahabatan dan kerja sama antargenerasi muda.
“Kita belajar untuk saling menghargai dan berbagi pengalaman sebagai duta kecil negara masing-masing. Jangan hanya memikirkan menang atau kalah. Datang sebagai peserta dan pulang sebagai sahabat,” ujar Puan Rasyidah.
Ia juga berharap kegiatan tersebut menjadi awal kerja sama di bidang pendidikan, pertukaran pelajar serta membuka jejaring bagi generasi muda di kawasan Asia Tenggara.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting sebagai jembatan yang menghubungkan masyarakat Asia menuju masa depan yang lebih baik.
Dalam ajang bergengsi tersebut, Aceh Barat mengirimkan 25 pelajar terbaik dari sejumlah sekolah dan madrasah. Mereka berasal dari SMAN Meulaboh, SMAN 2 Meulaboh, SMAN Wira Bangsa, SMAN 1 Woyla Barat, SMAN 1 Woyla dan MAN 1 Aceh Barat.
Para peserta Aceh Barat dijadwalkan tampil sesuai bidang dan pilihan masing-masing pada Rabu (9/9/2026) di Universitas Terengganu Malaysia (UTM).
Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti 573 peserta dari empat negara, yakni Kamboja, Thailand, Indonesia dan Malaysia, khususnya Terengganu.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Barat, T. Kamarisal, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan seluruh peserta asal Aceh Barat dalam kondisi sehat dan siap memberikan penampilan terbaik.
“Alhamdulillah, seluruh peserta dalam keadaan sehat walafiat dan siap tampil prima. Kami memohon doa dari orang tua, guru, siswa dan seluruh masyarakat Aceh serta Indonesia agar mereka diberikan kekuatan dan mampu membawa hasil maksimal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disparpora Aceh Barat, Said Azmi, SE.,berharap para pelajar mampu mengharumkan nama Aceh Barat di tingkat internasional.
“Semoga putra-putri Aceh Barat meraih prestasi gemilang dan membawa nama baik daerah dalam ajang ini,” harapnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pelajar Aceh Barat untuk memperluas wawasan, mengenal budaya negara lain, membangun persahabatan internasional serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang mampu berperan dalam membangun jejaring Asia di masa depan.










