Ketua DPRK Aceh Barat Soroti TKD: Transparansi TAPA Dipertanyakan

Aceh Barat, Independen News – Ketua DPRK Aceh Barat, Hj. Siti Ramazan, SE atau yang disapa Dekti, akhirnya angkat bicara terkait tidak masuknya Aceh Barat sebagai penerima Tambahan Dana TKD Provinsi senilai Rp824 miliar.

Dekti menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena belum sempat memberikan tanggapan lebih awal atas persoalan tersebut. Ia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir dirinya tengah mengikuti agenda retreat di Magelang.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat Aceh Barat karena belum sempat angkat bicara. Dalam minggu ini saya sedang mengikuti retreat di Magelang, dan dari sana saya juga mendapat panggilan untuk mengambil SK DPP PAN Aceh Barat di Jakarta hari ini,” ujarnya.

Meski demikian, Dekti mengaku tetap mengikuti perkembangan informasi terkait polemik TKD tersebut dan merasa kecewa atas keputusan yang dinilai tidak berpihak kepada Aceh Barat.

“Kami sangat menyayangkan keputusan ini. Aceh Barat bukan berarti tidak terdampak, kita juga pernah mengalami musibah banjir bandang pada akhir 2025 lalu,” tegasnya.

Ia meminta Tim Anggaran Pemerintah Aceh untuk memberikan penjelasan terbuka terkait dasar kebijakan tersebut.

“Harus ada transparansi. Apa indikatornya, bagaimana rumus pembagiannya, itu harus dijelaskan ke publik agar tidak menimbulkan spekulasi,” lanjut Dekti.

Menurutnya, DPRK Aceh Barat akan tetap mengawal persoalan ini bersama pemerintah daerah demi memperjuangkan hak masyarakat.

“Kami di DPRK akan mengawal ini secara serius. Ini bukan sekadar soal anggaran, tapi menyangkut keadilan bagi masyarakat Aceh Barat,” katanya.

Dekti juga berharap Pemerintah Aceh segera memberikan klarifikasi resmi agar polemik ini tidak berkembang menjadi isu liar di tengah masyarakat.

“Kami ingin persoalan ini jelas dan transparan. Jangan sampai masyarakat bertanya-tanya tanpa jawaban,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *