Tutup HUT ke-438 Kota Meulaboh, Bupati Tarmizi Serukan Persatuan dan Selamatkan Generasi Muda

Meulaboh, Independen News – Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-438 Kota Meulaboh resmi memasuki malam penutupan melalui closing ceremony yang berlangsung di depan Lapangan Teuku Umar, Meulaboh, Minggu malam (11/10/2026).

Dalam momentum tersebut, Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, didampingi Wakil Bupati Said Fadheil, SH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian perayaan hari jadi Kota Meulaboh. Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga kebersihan lingkungan, serta bersama-sama melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.

Meski hujan turun pada malam penutupan, masyarakat tetap berkesempatan menyaksikan beragam pertunjukan seni dan budaya yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-438 Kota Meulaboh.

Dalam sambutannya, Tarmizi menyampaikan terima kasih kepada panitia, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para seniman, pelaku usaha, insan pers, serta masyarakat yang telah mendukung seluruh rangkaian kegiatan.

Ia menilai, berbagai kegiatan yang digelar selama perayaan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, semakin banyak kegiatan yang diselenggarakan di Aceh Barat, semakin besar pula peluang daerah tersebut dikunjungi masyarakat dari berbagai wilayah. Kondisi itu diharapkan dapat meningkatkan aktivitas hotel, rumah makan, warung kopi, hingga penjualan produk UMKM.

“Setiap acara selalu membuka peluang bagi pelaku usaha UMKM supaya ada pendapatan dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat. Berbagai hiburan juga disuguhkan di Aceh Barat sehingga masyarakat tidak perlu lagi mencari hiburan ke daerah lain. Kita berharap orang dari luar daerah datang dan membelanjakan uangnya di daerah kita,” ujarnya.

Namun, Bupati mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kegiatan harus diimbangi dengan kesadaran bersama untuk menjaga citra dan kualitas kehidupan masyarakat Aceh Barat.

Ia menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan, kedisiplinan membuang sampah, kepatuhan terhadap syariat Islam, serta perilaku masyarakat dalam menjaga ketertiban dan norma sosial.

Tarmizi mengajak masyarakat menjadikan kebersihan, ketertiban, dan nilai-nilai keagamaan sebagai tanggung jawab bersama, sehingga para pengunjung mendapatkan kesan positif saat berwisata maupun menghadiri berbagai kegiatan di Meulaboh.

Ajak Masyarakat Selamatkan Generasi Muda

Selain pembangunan ekonomi dan kebersihan lingkungan, perhatian terhadap generasi muda menjadi salah satu pesan utama Bupati dalam sambutannya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, guru, aparatur gampong, tokoh masyarakat, hingga pemuda, untuk bersama-sama melindungi anak-anak dari bahaya narkoba, judi online, pergaulan bebas, kekerasan seksual, serta kebiasaan yang dapat menghambat pendidikan dan perkembangan karakter.

Menurutnya, kepedulian terhadap generasi muda tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

“Ketika kita mendapatkan anak-anak yang sedang lalai atau terjerumus, tegurlah mereka. Laporkan kepada orang tuanya atau gurunya. Jangan biarkan anak-anak kita rusak dan waktu mereka terbuang sia-sia,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi penggunaan telepon seluler, membatasi aktivitas anak hingga larut malam, serta membiasakan anak-anak mengikuti kegiatan mengaji setelah salat Magrib melalui program Magrib Mengaji.

Bupati berharap masyarakat dapat membangun lingkungan yang lebih peduli terhadap pendidikan, akhlak, dan masa depan generasi penerus Aceh Barat.

Dorong Kegiatan Sosial dan Agenda Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Tarmizi turut menyampaikan sejumlah agenda yang direncanakan berlangsung setelah perayaan HUT Kota Meulaboh, di antaranya upacara peringatan hari jadi yang dilanjutkan dengan peluncuran program donor darah.

Ia mengajak jajaran pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah secara rutin, mengingat kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit masih memerlukan dukungan masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan sejumlah kegiatan lainnya, seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten, peringatan Hari Santri Nasional, Maulid Akbar, pertandingan olahraga antarkecamatan dan antarinstansi, serta kegiatan ekonomi kreatif yang melibatkan pemuda dan santri.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi, mengembangkan kreativitas, mempererat silaturahmi, sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Harap Persatuan Jadi Modal Pembangunan

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memberikan dukungan terhadap pembangunan Aceh Barat. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah masih memiliki berbagai pekerjaan yang perlu diselesaikan dan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita rawat dan jaga persatuan. Hanya dengan bersatu kita bisa membangun daerah yang kita cintai. Dukung kami dan semangati kami dalam bekerja. Insyaallah, kami akan bekerja maksimal supaya ada perubahan besar di Aceh Barat,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi turut mengambil bagian melalui kepedulian terhadap lingkungan, pendidikan, kehidupan sosial, serta masa depan generasi muda.

Perayaan HUT ke-438 Kota Meulaboh pun menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, mengangkat seni dan budaya daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap semangat tersebut terus terjaga demi mewujudkan daerah yang maju, bersih, berbudaya, dan semakin sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *