Safari Subuh Akbar Aceh Barat Resmi Dideklarasikan, Seribu Jamaah Padati Masjid Agung Meulaboh

Aceh Barat, Independen News – Gerakan Safari Subuh Akbar Aceh Barat resmi dideklarasikan melalui kegiatan keagamaan yang berlangsung di Masjid Agung Meulaboh, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini dihadiri lebih dari 1.000 jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari ulama, santri, mahasiswa, unsur TNI-Polri hingga masyarakat umum.

Gerakan ini dimotori oleh Persatuan Pemuda Santri Aceh Barat bersama Majelis Aneuk Beud Aceh Barat, dengan melibatkan berbagai lembaga keagamaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi lintas lembaga dalam memakmurkan masjid, meningkatkan syiar Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Sejumlah lembaga dan organisasi yang terlibat dalam gerakan Safari Subuh Akbar bulanan Aceh Barat meliputi:

  1. Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat.
  2. Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Barat.
  3. Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Aceh Barat.
  4. Nahdlatul Ulama (NU) Aceh Barat.
  5. MUDAB Aceh Barat.
  6. Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Aceh Barat.
  7. MABAB Aceh Barat.
  8. Persatuan Pemuda Santri Aceh Barat.
  9. Pramuka Aceh Barat.
  10. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Meulaboh.
  11. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Aceh Barat.
  12. Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PD GP Al Washliyah).
  13. Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Aceh Barat.
  14. MPAD Aceh Barat.
  15. Majelis Tastafi Aceh Barat.
  16. Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Aceh Barat.
  17. Pimpinan Daerah Al Washliyah Aceh Barat.
  18. PD APA Aceh Barat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin Ketua MPU Aceh Barat, Tgk. H. Mahdi Kari.US, S.Pd.I. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan panitia yang diwakili Abu Syekh Yamani, Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh Barat.

Selanjutnya, tausiah disampaikan oleh Ustaz Teungku Junaidi Ilyas dari Aceh Utara. Para jamaah mengikuti rangkaian ibadah dan dakwah sebagai upaya memperkuat keimanan serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Antusiasme jamaah juga terlihat dari kehadiran unsur pendidikan dan lembaga, di antaranya santri Dayah Ruhul Qurani, siswa MAN 1 Aceh Barat, Dayah Muta’allimin di Gampong Gampa, Dayah Darul Munawarah di Seunebok, serta perwakilan Universitas Teuku Umar (UTU) dan STAIN.

Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Dandim 0105/Aceh Barat, serta personel TNI dan Polri.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, Safari Subuh Akbar juga dirangkai dengan kegiatan sosial. Setelah acara, jamaah dan masyarakat mengikuti kegiatan ngopi bersama sebagai sarana silaturahmi antara pemerintah daerah, ulama, pemuda, dan masyarakat.

Dinas Kesehatan Aceh Barat melalui Puskesmas Suak Ribee turut menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jamaah dan masyarakat yang hadir.

Kepedulian sosial juga diwujudkan melalui penyerahan bantuan kepada para abang becak berupa sembako, yakni beras dan telur, serta uang transportasi.

Koordinator kegiatan yang juga Ketua Persatuan Pemuda Santri Aceh Barat, Zulkifli andi Govi SE, ME., atau yang akrab disapa Dek Zoel, menyampaikan terima kasih kepada seluruh lembaga, organisasi, jamaah, dan pihak terkait yang telah mendukung serta menyukseskan deklarasi Safari Subuh Akbar tersebut.

Ia berharap gerakan ini dapat menjadi agenda rutin setiap bulan sekaligus memperkuat kebiasaan memakmurkan masjid, meningkatkan keimanan, dan mempererat persaudaraan di Kabupaten Aceh Barat.

“Insya Allah, kegiatan Safari Subuh Akbar ini akan kita laksanakan setiap bulan ke depan. Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar gerakan ini terus berjalan dan memberikan manfaat bagi umat,” ujarnya.

Melalui deklarasi ini, Safari Subuh Akbar diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara ulama, pemuda, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun kehidupan religius serta meningkatkan kepedulian sosial di Aceh Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed