Meulaboh, Independen News – Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Lapangan Teuku Umar, Meulaboh, pada Jumat malam (9/10/2026), untuk menyaksikan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Meulaboh ke-438.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan beragam penampilan seni dan budaya Aceh yang disuguhkan kepada masyarakat. Mulai dari tari kreasi, hikayat Aceh, musik tradisional, cagok Aceh, rapa’i Saman, hingga teatrikal perjuangan pahlawan nasional Cut Nyak Dhien.
Berbagai pertunjukan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, rangkaian acara ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan serta melestarikan kekayaan seni, budaya, dan sejarah Aceh kepada generasi muda.
Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya masyarakat yang datang untuk menikmati setiap penampilan. Warga dari berbagai wilayah di Aceh Barat turut hadir bersama keluarga dan kerabat untuk menyaksikan kemeriahan perayaan hari jadi Kota Meulaboh tersebut.
Salah seorang pengunjung, Yuli, warga Gampong Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, mengaku terhibur dengan pertunjukan yang ditampilkan dalam rangkaian perayaan tersebut.
“Acara ini keren, mantap. Memang menampilkan budaya-budaya Aceh semua. Ada Teuku Umar, Tari Ratoh Jaroe, hikayat Aceh, dan juga komedi. Pokoknya sangat menghibur kami malam ini,” ungkap Yuli.
Menurutnya, keberagaman pertunjukan yang disajikan membuat suasana perayaan semakin meriah. Ia juga mengapresiasi penampilan yang mengangkat kekayaan budaya Aceh sehingga masyarakat dapat menikmati hiburan sekaligus mengenal warisan daerahnya.
Perayaan HUT Kota Meulaboh ke-438 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap identitas dan kebudayaan lokal.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan seni tradisional Aceh tetap lestari, semakin dikenal generasi muda, serta menjadi bagian penting dalam perjalanan Meulaboh menuju kota yang maju tanpa meninggalkan akar sejarah dan budayanya.













