Aceh Barat, Independen News – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak di Desa Senebok, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian kepada masyarakat yang difokuskan pada pemulihan kondisi psikologis anak-anak melalui pendekatan edukatif dan rekreatif.
Trauma healing dilaksanakan dengan berbagai metode interaktif seperti permainan kelompok, ice breaking, serta kegiatan yang mendorong anak-anak untuk kembali ceria dan percaya diri.
Suasana hangat dan penuh tawa terlihat selama kegiatan berlangsung, menandakan antusiasme anak-anak dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Para mahasiswa berupaya menciptakan ruang yang aman dan menyenangkan agar anak-anak dapat mengekspresikan diri, mengurangi ketegangan, serta kembali merasakan kebersamaan dengan lingkungan sekitar.
Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap kondisi psikologis anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Melalui kegiatan trauma healing tersebut, mahasiswa STIK PTIK berharap dapat membantu memulihkan semangat anak-anak serta memberikan energi positif bagi mereka untuk kembali beraktivitas dengan penuh keceriaan.
Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memperkuat ikatan emosional antara Polri dan masyarakat sejak dini.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berbentuk bantuan materi, tetapi juga dukungan moril dan psikologis, terutama bagi generasi muda yang menjadi harapan masa depan bangsa. Paping STIK Kombes Pol. Dodi Arifianto, S.I.K., M.Sc., menyambut positif inisiatif para mahasiswa bimbingannya tersebut.
Ia menilai program trauma healing sebagai implementasi nyata dari kurikulum pendidikan yang mengintegrasikan aspek humanis dalam pembentukan calon anggota Polri.
Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima, tetapi juga menjadi proses pembelajaran berharga bagi mahasiswa dalam memahami dinamika sosial dan kebutuhan psikologis komunitas.
Paping STIK tersebut juga berharap kegiatan pengabdian dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari tradisi akademik STIK PTIK dalam mencetak pemimpin kepolisian yang memiliki kepekaan sosial tinggi dan komitmen nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.















