Meulaboh, Independen News – Perkumpulan Masyarakat Aceh Barat Daya (PERMADYA) Meulaboh menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan di Aula Kompleks MAN 1 Aceh Barat, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Memperkuat Ukhuwah Islamiyah dan Merawat Kebersamaan Masyarakat Abdya di Tanah Rantau” tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Aceh Barat Daya yang berdomisili di Kabupaten Aceh Barat.
Acara tersebut dihadiri langsung Bupati Aceh Barat Daya Dr. Safaruddin, S.Sos., M.S.P., serta sejumlah unsur pemerintah dan tokoh daerah. Turut hadir perwakilan Bupati Aceh Barat, perwakilan Ketua DPRK Abdya, perwakilan Kapolres Abdya, perwakilan Sekda Abdya, perwakilan DPRK Aceh Barat, Kepala Kementerian Agama Aceh Barat, perwakilan Rektor Universitas Teuku Umar (UTU), Direktur Akademi Komunitas Negeri (AKN), serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada 40 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan perhatian keluarga besar PERMADYA terhadap generasi penerus.
Ketua PERMADYA: Organisasi Telah Hadir Sejak 1980-an

Ketua PERMADYA Meulaboh, T. Baswedan, S.H., M.Kn., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang menjadi agenda rutin tahunan organisasi tersebut.
Ia menjelaskan, PERMADYA telah terbentuk sejak era 1980-an dan menjadi wadah pemersatu masyarakat Aceh Barat Daya yang merantau serta menetap di wilayah Meulaboh dan sekitarnya.
Menurutnya, keluarga besar Abdya di Aceh Barat memiliki latar belakang profesi yang beragam, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, perbankan, karyawan perusahaan swasta hingga berbagai bidang usaha lainnya.
“Alhamdulillah, setiap tahun kita dapat melaksanakan peringatan Maulid Nabi sebagaimana mestinya. Organisasi ini sudah terbentuk sejak tahun 1980-an dan menjadi tempat berkumpul serta mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Abdya di perantauan,” ungkapnya.
Ia berharap kebersamaan dan kekompakan yang selama ini terbangun dapat terus dipertahankan serta semakin memperkuat kontribusi masyarakat Abdya bagi pembangunan daerah tempat mereka merantau.
Bupati Abdya Apresiasi Kekompakan Masyarakat di Perantauan

Dalam arahan dan bimbingannya, Bupati Aceh Barat Daya Dr. Safaruddin, S.Sos., M.S.P., menyampaikan apresiasi dan rasa bahagia karena dapat bersilaturahmi langsung dengan keluarga besar PERMADYA Meulaboh.
Ia mengaku telah beberapa kali menerima undangan kegiatan PERMADYA, namun baru kali ini berkesempatan hadir secara langsung di tengah masyarakat Abdya yang berada di Kabupaten Aceh Barat.
Menurut Safaruddin, keberadaan PERMADYA selama ini telah memberikan nilai positif dalam menjaga kekeluargaan, persaudaraan, serta semangat gotong royong masyarakat Abdya di tanah rantau.
“Walaupun kita berada jauh dari kampung halaman dan memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda-beda, jangan pernah melupakan identitas, budaya, serta nilai-nilai kearifan lokal yang kita miliki. Mari terus menjaga silaturahmi dan semangat gotong royong,” pesannya.
Ia juga mengapresiasi hubungan baik antara masyarakat Abdya dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang selama ini terjalin harmonis.
Dalam kesempatan tersebut, Safaruddin turut menyampaikan perhatian terhadap keberadaan santri asal Abdya yang sedang menuntut ilmu di Aceh Barat. Ia mengungkapkan sedang mempersiapkan program untuk memperkuat dukungan bagi para santri agar dapat menempuh pendidikan di perantauan dengan lebih baik.
Selain itu, ia mengajak keluarga besar PERMADYA yang memiliki kemampuan ekonomi untuk terus berbagi dan membantu pembangunan organisasi, termasuk mendukung kebutuhan asrama putri.
Bupati Abdya juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjaga identitas daerah yang dikenal sebagai daerah bersyariat Islam, bijak menggunakan teknologi dan media komunikasi, serta menjauhi perilaku negatif.
Bupati Aceh Barat Diwakili Staf Ahli, Ajak PERMADYA Perkuat Ukhuwah

Sementara itu, sambutan Bupati Aceh Barat yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekobang), Erni Wati, menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Aceh Barat belum dapat hadir secara langsung akibat agenda pemerintahan yang bersamaan.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Aceh Barat mengajak seluruh keluarga besar PERMADYA menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menekankan pentingnya menjaga ibadah, memakmurkan masjid, membiasakan membaca Al-Qur’an, serta memperkuat hubungan kekeluargaan melalui sikap saling membantu dan peduli terhadap sesama.
“Jangan sampai ada di antara kita yang menghadapi kesulitan tanpa mendapatkan perhatian dari saudara-saudaranya. Inilah makna ukhuwah Islamiyah yang sesungguhnya, yakni hadir dan saling menguatkan dalam kebaikan,” demikian pesan Bupati Aceh Barat yang dibacakan Erni Wati.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam menjaga generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, judi online, serta berbagai perilaku negatif lainnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar PERMADYA dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Tgk. Idrus: Cinta Rasul Harus Dibuktikan dengan Meneladani Akhlaknya

Dalam tausiyahnya, penceramah Tgk. Rusnizar Asnawi atau yang akrab disapa Tgk. Idrus menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh jamaah.
Pertama, ia mengajak umat Islam untuk memperbaiki kualitas kehidupan, terutama dalam meningkatkan ibadah kepada Allah SWT dan tidak lagi meninggalkan kewajiban salat.
Kedua, menurutnya, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya diungkapkan melalui perkataan, tetapi harus dibuktikan dengan mengikuti jejak, akhlak, dan tuntunan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Ketiga, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus merajut persatuan, baik dalam organisasi kemasyarakatan, lingkungan pemerintahan maupun rumah tangga.
“Jangan sampai ada keributan dan permusuhan di antara kita. Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan. Mudah-mudahan melalui momentum Maulid Nabi ini, segala hal yang tidak baik dijauhkan oleh Allah SWT,” pesannya.
Pelantikan Pengurus PERMADYA Periode 2026–2031

Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut juga dirangkai dengan pelantikan pengurus PERMADYA Meulaboh periode 2026–2031 yang dilakukan oleh Bupati Aceh Barat Daya.
Pelantikan ini menjadi bagian penting dari keberlanjutan organisasi dalam memperkuat peran PERMADYA sebagai wadah silaturahmi, persatuan, kepedulian sosial, serta kontribusi masyarakat Aceh Barat Daya di tanah rantau.
Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar PERMADYA diharapkan semakin solid, terus menjaga nilai-nilai keislaman dan budaya daerah, serta memperkuat hubungan harmonis dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya.
Peringatan Maulid Nabi dan pelantikan pengurus tersebut ditutup dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, mencerminkan semangat persaudaraan masyarakat Abdya yang tetap terjaga meskipun berada jauh dari kampung halaman.
(Riosa)











