Aceh Barat, Independen News – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada masyarakat di Desa Senebok, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini difokuskan pada penyaluran bantuan sosial dalam rangka mendukung kegiatan festival anak yatim di wilayah tersebut.
Kehadiran para mahasiswa STIK PTIK disambut hangat oleh masyarakat dan anak-anak yatim yang menjadi sasaran utama kegiatan. Bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian serta penguatan nilai kebersamaan menjelang berbagai rangkaian kegiatan sosial masyarakat setempat.
Selain menyerahkan bantuan, mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan warga dan anak-anak, menciptakan suasana penuh kehangatan.
Momen kebersamaan tersebut diharapkan mampu memberikan semangat serta dukungan moril bagi anak-anak yatim agar tetap optimis menjalani hidup.
Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat mahasiswa STIK PTIK Angkatan 83 selama berada di wilayah Polres Aceh Barat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya hadir langsung di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai calon pemimpin Polri di masa depan, tetapi juga sebagai sahabat dan bagian dari masyarakat itu sendiri.
Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, kegiatan bansos di Desa Senebok diharapkan dapat mempererat hubungan antara mahasiswa STIK PTIK dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan nilai empati serta pengabdian dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh mahasiswa STIK PTIK Angkatan 83 di Desa Senebok.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari program pengabdian mahasiswa yang sangat positif dan patut dicontoh. Kehadiran mereka di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim, menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
AKBP Yhogi Hadisetiawan menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sangat sejalan dengan visi Polri dalam mewujudkan Presisi serta memperkuat Jaring Pengaman Sosial di wilayah hukum Polres Aceh Barat.
“Anak-anak yatim adalah aset berharga bangsa yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat baru bagi mereka untuk terus berprestasi dan menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh,” tuturnya.
Kapolres juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya oleh mahasiswa STIK PTIK, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran Polres Aceh Barat dan stakeholder terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya yang berada dalam kategori kurang mampu.
“Polres Aceh Barat siap mendukung dan memfasilitasi setiap kegiatan yang bersifat konstruktif dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat Aceh Barat,” pungkasnya.















