Aceh Barat, Independen News – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) – PTIK Angkatan ke-83/Widya Parama Satwika yang tergabung dalam Sindikat VII melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan membangun dan menyerahkan satu unit sumur bor di Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, Jum’at (13/2/26).
Pembangunan sumur bor tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Banjir menyebabkan sejumlah sumur warga tercemar akibat luapan air dan material lumpur, sehingga akses air bersih menjadi sangat terbatas.
Kegiatan ini diawali dengan koordinasi antara mahasiswa STIK PTIK bersama aparatur desa dan masyarakat untuk menentukan titik pengeboran yang strategis serta mudah dijangkau.

Setelah pengeboran selesai, tim melanjutkan dengan pemasangan pompa dan tandon air agar distribusi air bersih dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.
Dengan berfungsinya sumur bor tersebut, masyarakat Desa Napai kini kembali memiliki sumber air bersih yang layak untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari konsumsi hingga sanitasi.

Fasilitas ini juga diharapkan dapat mempercepat pemulihan pascabencana serta meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga.
Melalui kegiatan ini, Sindikat VII STIK PTIK Angkatan ke-83 menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, terutama dalam membantu pemulihan wilayah pascabencana di Kabupaten Aceh Barat.












