Mahasiswa STIK/PTIK Angkatan ke-83 Gelar Kegiatan Sosial di Gampong Jambak, Pante Ceureumen

Mahasiswa STIK/PTIK Angkatan ke-83 Gelar Kegiatan Sosial di Gampong Jambak, Pante Ceureumen

Meulaboh, Independen News – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)/PTIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/Widya Parama Satwika (WPS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Gampong Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, pada Kamis (12/02/26).

Kegiatan ini mencakup trauma healing bagi anak-anak dan warga yang terdampak bencana, sekaligus diselingi dengan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat, sebagai wujud nyata kepedulian dan pengabdian mahasiswa Polri aktif kepada masyarakat.

Kegiatan dimulai pukul 13.30 WIB dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Dalam sesi trauma healing, para mahasiswa berinteraksi langsung dengan anak-anak dan warga, menghadirkan hiburan, motivasi, dan pendampingan psikologis ringan.

Senyum ceria kembali terpancar di wajah anak-anak, yang sebelumnya tampak cemas atau sedih akibat dampak bencana. Kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membangun rasa percaya diri, semangat belajar, dan motivasi bagi anak-anak untuk tetap tegar menghadapi kondisi pascabencana.

Di sela-sela kegiatan trauma healing, mahasiswa juga menyalurkan bansos berupa paket sembako, kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, peralatan ibadah, serta satu ekor sapi untuk mendukung tradisi Hari Meugang menjelang Bulan Ramadhan. Bantuan ini diterima langsung oleh warga dengan penuh rasa syukur dan haru.

Paket sembako dan sapi yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga memiliki nilai sosial dan budaya yang penting bagi masyarakat, memperkuat ikatan kekeluargaan dan tradisi lokal.

Selain itu, mahasiswa turut melakukan komunikasi kemanusiaan dengan warga, mendengarkan keluhan, harapan, dan kebutuhan mereka secara langsung.

Interaksi ini menciptakan rasa dekat antara masyarakat dan mahasiswa Polri aktif, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai mitra sosial yang peduli, bukan sekadar penegak hukum.

Suasana hangat tampak ketika warga saling berbagi cerita dengan mahasiswa, dan anak-anak antusias mengikuti kegiatan permainan dan edukasi ringan yang dibawakan.

Keceriaan yang muncul menjadi bukti nyata bahwa kehadiran mahasiswa Polri aktif dapat membangkitkan kembali semangat dan harapan warga pascabencana.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa STIK/PTIK Angkatan ke-83 menjadi sarana pembinaan karakter, kepedulian sosial, dan kepemimpinan humanis bagi personel Polri aktif yang tengah menempuh pendidikan kepolisian tingkat lanjut.

“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa belajar memahami kondisi masyarakat secara langsung, menanamkan nilai kemanusiaan, dan mengasah kepekaan sosial. Ini merupakan fondasi penting bagi Polri yang presisi dan humanis, yang hadir tidak hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini berdampak positif bagi masyarakat dan mempererat hubungan antara Polri dan warga.

“Semakin sering mahasiswa Polri hadir dengan kegiatan sosial dan bansos, semakin besar pula kepercayaan publik terhadap Polri. Kegiatan seperti ini juga memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat, sehingga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan saling peduli,” pungkas AKBP Yhogi Hadisetiawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *