Meulaboh, Independen News – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Meulaboh ke-438 tidak sekadar menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga dirancang sebagai panggung kebersamaan, pelestarian budaya, ruang kreativitas generasi muda, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sekdakab Aceh Barat, yang menjadi Ketua Panitia HUT Kota Meulaboh ke-438, Dr. Ir. Kurdi, ST, MT, MH, IPM, ASEAN-Eng, saat menyampaikan laporan panitia pada malam pembukaan rangkaian perayaan HUT Kota Meulaboh di depan Lapangan Teuku Umar, Meulaboh, Sabtu malam, 10 Oktober 2026.
Dalam laporannya, Kurdi menyampaikan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Aceh Barat Teumeusahoe, Tapuwo Budaya Bangsa”. Tema tersebut menjadi semangat untuk menjadikan peringatan HUT Kota Meulaboh sebagai ruang yang mampu mempertemukan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, seniman, pelaku UMKM, generasi muda hingga berbagai unsur lainnya.
“Kita ingin peringatan Hari Kota Meulaboh menjadi panggung kebersamaan, ruang kreativitas, sekaligus penggerak ekonomi rakyat,” ujar Kurdi.
Menurutnya, pelaksanaan HUT Kota Meulaboh ke-438 juga berkolaborasi dengan peringatan HUT ke-81 TNI. Sinergi tersebut melibatkan Korem 012/TU, Kodim 0105/Aceh Barat dan jajaran TNI sebagai bentuk nyata kebersamaan antara pemerintah, prajurit dan masyarakat.
Kurdi menjelaskan, panitia telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 9 hingga 12 Oktober 2026, dengan empat fokus utama.
Pertama, seni dan budaya. Sejumlah pertunjukan seperti rapai, seudati, tari kreasi, hikayat Aceh serta penampilan pelajar dan seniman lokal disiapkan sebagai wadah pelestarian budaya sekaligus memperkuat kreativitas generasi muda.
Kedua, UMKM dan ekonomi kreatif. Panitia memfasilitasi puluhan stan UMKM dan stan promosi. Selain itu, terdapat pula sekitar 170 stan yang berasal dari tiga desa di lokasi kegiatan HUT Kota Meulaboh.
“Bersamaan dengan itu juga ada lomba masakan lokal dan peluncuran aplikasi Yuk Makan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pasar dan meningkatkan aktivitas ekonomi rakyat,” jelasnya.
Fokus ketiga adalah kegiatan sosial dan kebersamaan. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi santunan anak yatim, olahraga, bersepeda bersama, penanaman pohon, upacara peringatan HUT Kota Meulaboh hingga peluncuran program donor darah berkala.
Panitia, kata Kurdi, ingin agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat dan merasakan langsung manfaat dari rangkaian perayaan tersebut.
Sementara fokus keempat yang menjadi salah satu agenda unggulan adalah “Jip Kupi Kup” sekaligus upaya pencatatan Rekor MURI.
Pada 11 Oktober 2026, panitia menargetkan 2.436 peserta untuk minum kopi secara serentak dalam formasi angka 438. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT, tetapi juga memperkenalkan identitas kuliner Meulaboh serta memperkuat daya tarik wisata daerah.
“Kami mengundang bapak-bapak dan ibu-ibu untuk menyukseskan acara tersebut. Besok pagi di Lapangan Teuku Umar, kita akan mulai pukul 08.00 WIB bersama kegiatan CFD,” ungkap Kurdi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan HUT Kota Meulaboh ke-438, mulai dari pemerintah daerah, DPRK, Forkopimda, TNI, SKPK, camat, keuchik, dunia usaha, sponsor, pelaku UMKM, seniman, sekolah, event organizer, relawan, petugas keamanan, tenaga kesehatan, petugas kebersihan hingga insan pers.
Menurutnya, keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan bukan hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Keberhasilan kegiatan ini adalah hasil kerja bersama. Kami memohon maaf atas segala kekurangan yang masih terdapat dalam pelaksanaan kegiatan ini,” katanya.
Menutup laporannya, Kurdi mengajak seluruh masyarakat menjadikan HUT Kota Meulaboh sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah.
“Meulaboh adalah sejarah kita, budaya adalah jati diri kita dan masa depan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Ia kemudian menyerahkan rangkaian prosesi pembukaan kepada Bupati Aceh Barat untuk memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi perayaan HUT Kota Meulaboh ke-438.












