Nagan Raya, Independen News – Kepala SMK Negeri 1 Nagan Raya, Ir. Agus Suryansyah, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru (WUB) Industri Kecil yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pada 10 hingga 13 Oktober 2026.
Agus berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang ingin merintis usaha serta mengembangkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
“Kegiatan seperti ini hendaknya dilaksanakan secara kontinu setiap tahunnya sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah, terutama bagi pengusaha-pengusaha muda yang akan bertumbuh untuk meningkatkan UMKM daerah. Kegiatan ini juga bisa menumbuhkan wirausaha baru di Nagan Raya,” ujar Agus.
Menurutnya, pelatihan keterampilan berbasis industri memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang mandiri dan produktif. Selain meningkatkan kemampuan teknis peserta, kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha serta memperkuat perekonomian masyarakat setempat.
Bimtek WUB Industri Kecil tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni SMK Negeri 1 Nagan Raya dan ruko Sekretariat Komisi VII DPR RI, Zulkarnaini.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pelatihan pada enam bidang keterampilan, yaitu pembuatan furnitur bambu, perbengkelan las, pengolahan pupuk organik, percetakan atau sablon kain, servis sepeda motor, serta pembuatan paving block.
Beragam bidang pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan produktif yang memiliki peluang usaha di tengah masyarakat.
Agus menilai, program seperti ini perlu terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan berbagai pihak terkait. Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh peserta tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha yang berkelanjutan.
Ia berharap, melalui pelaksanaan bimtek secara rutin, semakin banyak generasi muda di Nagan Raya yang berani memulai usaha, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah.
Program pengembangan wirausaha tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mencetak wirausaha muda yang kompeten dan berdaya saing di Kabupaten Nagan Raya.








