Meulaboh, Independen News – Hingga beberapa tahun lalu, Kabupaten Aceh Barat, khususnya Kota Meulaboh, memang belum pernah meraih Anugerah Adipura, penghargaan nasional dari pemerintah pusat bagi kota yang dinilai berhasil dalam pengelolaan kebersihan dan lingkungan perkotaan.

Namun, berbagai pembenahan kini terus dilakukan, terutama sejak Dr. Ir. Kurdi, ST, MT, MH, IPM, ASEAN-Eng menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Aceh Barat.
Di bawah kepemimpinannya, sejumlah aspek yang selama ini menjadi indikator penilaian Adipura mulai dibenahi secara bertahap dan lebih terstruktur.

Sebelumnya, beberapa persoalan lingkungan di kawasan perkotaan masih kerap ditemukan, seperti pengelolaan sampah yang belum optimal, tumpukan sampah di sejumlah titik kota, hingga rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Namun dalam beberapa waktu terakhir, DLHK Aceh Barat mulai melakukan berbagai langkah strategis untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Penataan sistem pengelolaan sampah diperkuat, termasuk penertiban tempat pembuangan sementara serta peningkatan pengangkutan sampah di kawasan perkotaan.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada kebersihan fasilitas umum, drainase, dan kawasan permukiman agar lingkungan kota menjadi lebih tertata dan nyaman.
Upaya peningkatan ruang terbuka hijau juga terus dilakukan melalui penanaman pohon di sejumlah ruas jalan serta penataan taman kota guna memperindah wajah Kota Meulaboh.

Di sisi lain, DLHK Aceh Barat juga mendorong penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, seperti pengembangan bank sampah dan sosialisasi pengolahan sampah dengan konsep reduce, reuse, recycle (3R).

Perbaikan juga dilakukan terhadap sistem pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar lebih ramah lingkungan dan memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

Menurut sejumlah pemerhati lingkungan, langkah-langkah yang dilakukan saat ini menjadi fondasi penting bagi Aceh Barat untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan perkotaan.
Mereka menilai bahwa keberhasilan meraih Adipura tidak hanya bergantung pada kinerja pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Program gotong royong kebersihan, edukasi lingkungan di sekolah, serta kampanye pengurangan sampah plastik dinilai dapat memperkuat budaya hidup bersih di tengah masyarakat.
Dengan berbagai pembenahan yang dilakukan DLHK Aceh Barat di bawah kepemimpinan Dr. Kurdi, Kota Meulaboh kini dinilai semakin siap menuju kota yang lebih bersih, tertata, dan berpeluang meraih Anugerah Adipura di masa mendatang.














