Aceh Barat, Independen News – Polres Aceh Barat terus mengoptimalkan langkah-langkah penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Barat. Upaya tersebut dilakukan melalui pengerahan personel untuk mendukung pemadaman, patroli wilayah rawan, pemantauan perkembangan titik api, serta peningkatan koordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi meluasnya kebakaran. Senin (01/06/2026)
Beberapa titik kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Barat mendapat perhatian serius dari seluruh unsur penanganan. Kondisi cuaca yang cenderung panas dan disertai tiupan angin di sejumlah lokasi menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengendalian api sehingga diperlukan kerja sama lintas sektor agar penanganan dapat berjalan lebih efektif.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat langkah-langkah pencegahan, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran lahan.
“Penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan saat kebakaran terjadi, tetapi juga melalui upaya pencegahan secara berkelanjutan. Kami telah mengarahkan personel untuk meningkatkan patroli, melakukan deteksi dini, serta membangun komunikasi aktif dengan masyarakat agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak awal,” ujar AKBP Yhogi Hadisetiawan.
Menurut Kapolres, personel Polres Aceh Barat bersama Polsek jajaran terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang dinilai rawan Karhutla sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak yang ditimbulkan akibat pembakaran lahan secara sembarangan.
Selain itu, Polres Aceh Barat juga aktif mendukung upaya penanganan yang dilakukan tim gabungan dengan membantu pengamanan lokasi, memperlancar mobilitas petugas di lapangan, serta memastikan proses penanggulangan dapat berjalan dengan aman dan terkoordinasi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki kepedulian yang sama dalam menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya bisa sangat luas, baik terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat maupun aktivitas perekonomian warga,” katanya.
Kapolres menambahkan bahwa sinergitas antara Polri, TNI, BPBD, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan Karhutla. Oleh karena itu, koordinasi dan komunikasi antarinstansi terus diperkuat agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons.
Di samping upaya penanganan, Polres Aceh Barat juga mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api baru, terutama saat cuaca panas dan kondisi lahan yang mudah terbakar.
“Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api ataupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar kebakaran dapat dicegah dan ditangani lebih cepat,” tegasnya.
Polres Aceh Barat memastikan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan mendukung penuh upaya penanganan Karhutla bersama seluruh pemangku kepentingan guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah Kabupaten Aceh Barat.












