Empat Organisasi Media Aceh Barat Raih Penghargaan sebagai Pegiat Literasi 2026

Meulaboh, Independen News – Empat organisasi media di Kabupaten Aceh Barat mendapat apresiasi atas kontribusinya dalam mendorong budaya literasi masyarakat. Penghargaan tersebut diberikan sebagai Organisasi Media Pegiat Literasi di Kabupaten Aceh Barat Tahun 2026 dalam rangkaian Festival Literasi Aceh Barat 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan pada malam penutupan Festival Literasi Aceh Barat, Sabtu malam (26/9/2026). Sertifikat penghargaan bagi masing-masing organisasi media tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Barat, Abdurrani, S.Pd., M.Pd.

Keempat organisasi media yang menerima penghargaan tersebut masing-masing:

  1. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Barat,
  2. Sekretariat Bersama Jurnalistik Aceh Barat (JAB),
  3. Sekber Wartawan Indonesia (SWI), Aceh Barat
  4. Dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh Barat.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peran organisasi media dalam mendukung pengembangan literasi, khususnya literasi informasi di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Barat, Abdurrani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa media memiliki posisi penting dalam membangun budaya literasi masyarakat, terutama di tengah derasnya arus informasi pada era digital.

“Media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, kami memberikan apresiasi kepada organisasi-organisasi media yang selama ini ikut berkontribusi dalam mengembangkan dan meningkatkan literasi masyarakat di Kabupaten Aceh Barat,” ujar Abdurrani.

Menurutnya, literasi pada era digital tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis. Masyarakat juga dituntut mampu memahami, memilah, memeriksa serta menggunakan informasi secara bijak dan bertanggung jawab.

“Di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, masyarakat harus memiliki kemampuan dalam memilah informasi yang benar dan bermanfaat. Media dapat menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat,” katanya.

Abdurrani berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh organisasi media untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan sekaligus memperkuat perannya dalam kegiatan literasi di Aceh Barat.

“Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme. Mari bersama-sama membangun ekosistem informasi yang sehat, edukatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, penghargaan tersebut mendapat apresiasi dari perwakilan organisasi media penerima. Mereka menilai penghargaan tersebut bukan hanya menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk terus mengambil bagian dalam mencerdaskan masyarakat melalui informasi yang berkualitas.

Keberadaan organisasi media dinilai memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan literasi informasi. Melalui pemberitaan, edukasi dan berbagai kegiatan jurnalistik, media dapat membantu masyarakat memahami berbagai persoalan sekaligus membangun kebiasaan mengakses informasi secara kritis.

Festival Literasi Aceh Barat 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi media, lembaga pendidikan, komunitas literasi dan berbagai elemen masyarakat.

Dengan adanya penghargaan tersebut, empat organisasi media di Aceh Barat diharapkan semakin aktif mengambil bagian dalam membangun budaya literasi serta menghadirkan informasi yang akurat, edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *