Meulaboh, INDEPENDEN NEWS – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat melalui Komisi II memberikan apresiasi atas langkah Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Barat yang terus berupaya menghidupkan potensi wisata di berbagai wilayah kabupaten Aceh Barat.
Anggota Komisi II DPRK Aceh Barat, Muhammad Priya Nyona Feby, mengatakan pihaknya mendukung penuh program pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan sektor pariwisata.
Namun, ia menekankan agar pemerintah tidak hanya fokus pada pengembangan fisik lokasi wisata, tetapi juga memperkuat infrastruktur penunjang serta strategi promosi yang efektif.
“Kami sangat mengapresiasi upaya Disparpora dalam menata dan menghidupkan kembali tempat-tempat wisata di Aceh Barat. Namun yang tak kalah penting adalah kesiapan infrastruktur jalan, fasilitas umum, serta promosi digital yang bisa menarik wisatawan luar daerah,” ujarnya di Meulaboh, Rabu (19/11/2025).
Ia juga menambahkan bahwa beberapa lokasi wisata seperti Kupiah Meukutop Teuku Umar di Desa Kuta Padang, Pantai Lhok Bubon, Ujung Karang di Suak Indrapuri, hingga Geunang Geudong di Desa Putim, perlu mendapat perhatian serius dari segi kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung.
Menurutnya, destinasi seperti Sikundo berpotensi besar menjadi ikon wisata alam unggulan jika pemerintah dapat memfasilitasi akses jalan dan memberdayakan masyarakat setempat sebagai pelaku wisata.
“Desa Sikundo punya potensi besar untuk dikembangkan, apalagi dengan daya tarik alam seperti arung jeram dan keindahan hutan tropisnya. Pemerintah harus melibatkan masyarakat sekitar agar mereka ikut merasakan manfaat ekonomi dari sektor ini,” tambahnya.
Komisi II DPRK Aceh Barat juga berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi lintas dinas dan mendukung alokasi anggaran yang memadai guna memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.
“Kalau pariwisata tumbuh, maka ekonomi rakyat juga ikut bergerak. Ini bisa menjadi sektor unggulan baru bagi Aceh Barat,” pungkasnya.














