Meulaboh, Independen News – Aksi cepat tanggap personel Satpolairud Polres Aceh Barat dalam mengevakuasi pasangan suami-istri lansia di Gampong Gunong Rambong, Kecamatan Woyla, mendapat apresiasi dari Anggota Komisi II DPRK Aceh Barat, M. Priya Nyona Feby. Ia menilai tindakan tersebut mencerminkan komitmen kuat aparat kepolisian dalam melindungi dan melayani masyarakat, terutama di tengah kondisi darurat akibat banjir.
“Saya sangat mengapresiasi langkah cepat Satpolairud Polres Aceh Barat yang turun langsung mengevakuasi warga lanjut usia. Ini bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial aparat terhadap keselamatan masyarakat,” ujar Feby kepada Independen News, Kamis (27/11/2025).
Menurutnya, aksi kemanusiaan ini menjadi contoh baik dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.
Ia juga mengajak seluruh pihak terutama aparatur gampong dan masyarakat untuk terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dalam menghadapi potensi banjir susulan.
“Bencana tidak bisa diprediksi, karena itu kerja sama lintas sektor sangat penting. Kita apresiasi sinergi Polres, BPBD, dan TNI yang terus siaga di lapangan. Langkah seperti ini harus terus dipertahankan agar penanganan bencana lebih efektif,” tambahnya.
Priya juga berharap pemerintah daerah memperhatikan kebutuhan dasar warga yang mengungsi, termasuk layanan kesehatan bagi warga lansia yang terdampak.
Ia menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan bencana.
Sebelumnya diberitakan, personel Satpolairud Polres Aceh Barat mengevakuasi pasangan lansia, Nurasyiah (65) dan suaminya Tgk. Safi’i (70), yang terjebak banjir di rumahnya selama dua hari.
Evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet setelah mendapat laporan dari Keuchik Gampong Gunong Rambong.
Kasat Polairud IPTU Karianta menyebut, proses penyelamatan berlangsung penuh kehati-hatian karena kondisi air yang cukup tinggi dan jarak evakuasi sekitar dua kilometer dari titik pengungsian.
Aksi heroik tersebut menjadi simbol solidaritas aparat keamanan terhadap warga di tengah bencana.
Hingga Kamis malam, petugas gabungan dan masyarakat masih bersiaga menghadapi potensi banjir susulan akibat hujan dengan intensitas tinggi di kawasan Woyla Raya.











