Dokmaru Sambangi Anak yang Selama Ini Dikurung di Samatiga, Bupati Tarmizi: “Dek Akbar Bebas Pasung”

Aceh Barat, Independen News – Program Dokmaru (Dokter Masuk Rumah) kembali menunjukkan kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pelayanan kesehatan secara langsung, Minggu (13/9/26).

Hari ini, tim Dokmaru melakukan kunjungan ke kediaman seorang anak bernama Akbar di Gampong Ujong Nga, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi Akbar yang selama ini disebut mengalami pemasungan atau dikurung oleh keluarganya.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, menyampaikan bahwa melalui kunjungan tersebut, pemerintah ingin memastikan kondisi Akbar mendapatkan perhatian dan penanganan yang layak.

“Dek Akbar selama ini dikurung. Hari ini sudah bebas pasung,” ujar Bupati Tarmizi.

Menurutnya, pembebasan dari pasung menjadi langkah penting agar Akbar dapat memperoleh penanganan dan pendampingan yang lebih baik sesuai kebutuhannya.

Program Dokmaru merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara langsung.

Bupati Tarmizi menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk memastikan warga yang membutuhkan perhatian khusus tidak luput dari pelayanan pemerintah.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian bersama terhadap anak-anak dan warga yang berada dalam kondisi rentan. Penanganan yang tepat, pendampingan keluarga, serta dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar mereka dapat menjalani kehidupan secara lebih manusiawi dan bermartabat.

Melalui Dokmaru, Pemkab Aceh Barat berharap pelayanan kesehatan tidak hanya terpusat di fasilitas kesehatan, tetapi juga dapat hadir langsung hingga ke rumah-rumah warga yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *