Tapaktuan, Independen News – Bagi keluarga yang kurang mampu, menghadapi sakit bukanlah perkara sederhana. Ketika seorang anggota keluarga harus menjalani pengobatan, yang dihadapi bukan hanya rasa cemas terhadap kondisi kesehatan, tetapi juga persoalan biaya, administrasi, informasi pelayanan, kebutuhan darah, transportasi, hingga kebutuhan pendampingan selama berada di rumah sakit.
Di tengah kondisi tersebut, kehadiran pelayanan yang dekat, mudah diakses dan mampu memberikan informasi dengan pendekatan yang manusiawi menjadi sangat berarti.
Berangkat dari kebutuhan itulah, Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Layanan Mustahiq Baitul Mal Aceh Selatan di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan.
Layanan ini hadir sebagai salah satu ikhtiar untuk menjadi jembatan bagi pasien dan keluarga, khususnya masyarakat dari keluarga tidak mampu yang membutuhkan informasi dan akses terhadap program bantuan Baitul Mal.
Salah satu fokus pelayanan adalah memberikan informasi serta membantu proses permohonan Program Bantuan Pasien Berobat Penyakit Kronis dari Keluarga Tidak Mampu, sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
Namun, pelayanan di rumah sakit tersebut tidak berhenti sebatas pengurusan berkas atau permohonan bantuan.
Melalui kolaborasi dengan Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Selatan, Layanan Mustahiq juga dikembangkan menjadi bagian dari layanan pendampingan pasien, sehingga kehadiran petugas dan relawan di lingkungan rumah sakit dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pasien dan keluarganya.
Dalam pelaksanaannya, Staf Baitul Mal Aceh Selatan, Nurmila (Mila), aktif menjalankan pelayanan bersama Saiful Abdullah.
Keduanya berupaya membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai layanan Baitul Mal, terutama bagi pasien dan keluarga yang membutuhkan bantuan maupun pendampingan selama menjalani proses pengobatan.
Pelayanan tersebut juga mendapat dukungan dari relawan BFLF Aceh Selatan, di antaranya Dewi Yuni Sartika (Yuni).
Kolaborasi ini menjadi gambaran nyata bagaimana pelayanan zakat dan infak dapat berjalan beriringan dengan gerakan sosial-kemanusiaan.
Baitul Mal hadir dengan program bantuan bagi mustahiq, sementara jejaring relawan BFLF memperkuat sisi kemanusiaan melalui komunikasi, kepedulian dan pendampingan di lapangan.
Menurut Nurmila (Mila), keberadaan Layanan Mustahiq di rumah sakit diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit.
“Kami berusaha agar masyarakat yang datang ke rumah sakit, khususnya dari keluarga tidak mampu, mendapatkan informasi dan pelayanan yang mudah dipahami. Mereka bukan hanya datang membawa berkas, tetapi juga membawa kebutuhan dan harapan keluarganya.”
Mila mengatakan, kondisi pasien dan keluarga sering kali membutuhkan lebih dari sekadar informasi mengenai program bantuan.
“Karena itu, kami bersama Saiful berusaha membantu sesuai dengan tugas dan kewenangan yang ada. Ketika ada kebutuhan pendampingan, kami juga berkoordinasi dengan relawan BFLF agar pasien dan keluarga dapat memperoleh dukungan yang dibutuhkan,” lanjutnya.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, sederhana dan manusiawi.
Bagi sebagian keluarga, mendapatkan informasi yang benar pada saat yang tepat bisa menjadi sebuah pertolongan. Bagi keluarga yang sedang menghadapi kesulitan, ada kalanya kehadiran seseorang yang mau mendengarkan dan membantu menunjukkan jalan menjadi sangat berarti.
Karena itu, Layanan Mustahiq Baitul Mal Aceh Selatan di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dengan layanan Baitul Mal.
Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai:
– Program Bantuan Pasien Berobat Penyakit Kronis dari Keluarga Tidak Mampu;
– persyaratan dan mekanisme permohonan bantuan;
– konsultasi awal terkait layanan Baitul Mal;
– pendampingan dalam memahami proses pelayanan; serta
– kebutuhan pendampingan pasien melalui kolaborasi dengan jejaring relawan BFLF Aceh Selatan.
Dengan pola pelayanan tersebut, masyarakat tidak harus mencari informasi ke berbagai tempat ketika membutuhkan bantuan.
Layanan hadir lebih dekat dengan pasien, di tempat mereka sedang berjuang mendapatkan kesembuhan.
Kolaborasi antara Baitul Mal Aceh Selatan dan BFLF Aceh Selatan bukan sekadar kerja sama antara dua lembaga.
Lebih dari itu, kolaborasi ini merupakan ikhtiar untuk membangun ekosistem kepedulian di tengah masyarakat.
Ketika seorang pasien membutuhkan bantuan, ada Baitul Mal yang berupaya menghadirkan akses terhadap program bantuan.
Ketika sebuah keluarga membutuhkan informasi, ada petugas yang berusaha menjelaskan.
Ketika keluarga membutuhkan pendampingan, ada relawan yang berupaya hadir.
Dan ketika kebutuhan kemanusiaan muncul, jejaring sosial dapat bergerak bersama.
Pada akhirnya, pelayanan ini membawa satu pesan sederhana:
Tidak semua kesulitan dapat diselesaikan dengan materi, tetapi setiap kesulitan akan terasa lebih ringan ketika ada yang mau peduli dan hadir.
Semangat itulah yang ingin terus dibangun melalui Layanan Mustahiq Baitul Mal Aceh Selatan.
Agar pasien dan keluarga dari kalangan tidak mampu tidak merasa sendirian dalam menghadapi proses pengobatan.
Agar di tengah rasa sakit, kekhawatiran dan keterbatasan, masih ada ruang untuk berharap.
Dan agar setiap amanah zakat dan infak benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.
📞 INFORMASI & KONTAK LAYANAN
Bagi masyarakat, pasien maupun keluarga pasien yang membutuhkan informasi mengenai Program Bantuan Pasien Berobat Penyakit Kronis atau Layanan Pendampingan Pasien, dapat menghubungi:
LAYANAN MUSTAHIQ BAITUL MAL ACEH SELATAN
Lokasi:
Depan Loket Rawat Jalan
RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan
👤 Petugas Layanan:
Nurmila (Mila) bersama Saiful Abdullah
Didukung oleh:
Relawan BFLF Aceh Selatan
Dewi Yuni Sartika (Yuni)
Kontak Layanan:
0823-6359-5144
Nurmila (Mila)













