MEULABOH, Independen News – Harapan masyarakat di wilayah pedalaman Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, khususnya para petani dan pekebun, untuk menikmati akses jalan yang layak kini mulai menjadi kenyataan. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah memacu peningkatan ruas Jalan Reudeup–Buloh–Bukit Jaya.
Selama ini, kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan. Sebagai jalur utama penopang aktivitas ekonomi warga, lintasan ini belum pernah tersentuh aspal. Saat musim hujan, badan jalan berubah menjadi kubangan berlumpur yang dipenuhi genangan air, sehingga menyulitkan masyarakat dalam mengangkut hasil panen ke pasar.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, menjelaskan bahwa proyek ini difokuskan pada pengaspalan jalan penghubung antar desa dengan panjang penanganan 200 meter dan lebar 4 meter. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV B Y Kontruksi dengan nilai kontrak sebesar Rp470,7 juta yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2026.
“Progres pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 10 persen. Tahapan yang sedang dikerjakan meliputi penyiapan badan jalan serta penyebaran agregat sebagai pondasi dasar sebelum proses pengaspalan,” ujar Beni, Minggu (26/4/2026).
Menurutnya, pembangunan jalan ini menjadi prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas wilayah pedalaman, terutama untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.
“Kami memahami bahwa ini adalah keluhan lama warga. Dengan adanya peningkatan jalan ini, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat tidak lagi terhambat, terutama saat musim penghujan,” tambahnya.
Untuk memastikan kualitas dan transparansi pelaksanaan proyek, pekerjaan ini juga mendapat pendampingan dari Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri Aceh Barat. Pendampingan tersebut bertujuan agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai spesifikasi teknis serta tepat waktu.
“Pendampingan dari pihak Kejaksaan sangat penting agar dana DOKA yang digunakan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutup Beni.
Dengan dimulainya peningkatan ruas jalan ini, masyarakat Meureubo kini menaruh harapan besar terhadap kelancaran akses transportasi yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan warga.







