MEULABOH Independen News – Proses penjaringan dan penyaringan calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Aceh Barat periode 2026-2030 terus berjalan. Hingga saat ini, Teuku Adian Makmur Rizqullah menjadi satu-satunya kandidat yang telah menyerahkan berkas pencalonan secara lengkap kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Koni Aceh Barat, Budi Susanto, mengatakan pihaknya telah menerima seluruh dokumen persyaratan yang diajukan oleh Teuku Adian Makmur Rizqullah dan saat ini sedang memasuki tahap verifikasi administrasi, di sekretariat KONI Aceh Barat, pada Senin pagiĀ (22/6/26).
“Alhamdulillah, berkas saudara Teuku Adian Makmur Rizqullah sudah kami terima secara lengkap. Selanjutnya akan dilakukan proses verifikasi. Mudah-mudahan tidak ada kendala sehingga tahapan berikutnya dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” kata Budi Susanto.
Ia menjelaskan, setelah proses verifikasi selesai, tim akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Penetapan Calon Ketua KONI Aceh Barat. Selanjutnya, nama calon yang telah ditetapkan akan diserahkan kepada pimpinan sidang Musyawarah Kabupaten (Muskab) KONI Aceh Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Juli 2026.
Menurut Budi, hingga saat ini peluang munculnya calon lain dinilai sangat kecil mengingat dukungan yang telah dikantongi Teuku Adian Makmur Rizqullah sudah melebihi syarat minimal yang ditentukan.
“Kemungkinan besar tidak ada calon lain yang mendaftar karena dukungan yang telah diperoleh sudah melebihi ketentuan. Namun semua tetap akan mengikuti mekanisme organisasi yang berlaku,” ujarnya.
Meski demikian, Budi menegaskan bahwa keputusan akhir tetap akan ditentukan dalam forum Muskab sesuai tata tertib dan mekanisme persidangan yang berlaku.
Ia juga memastikan seluruh tahapan penjaringan dilakukan secara terbuka dan transparan. Sejak awal, panitia secara konsisten menyampaikan perkembangan setiap tahapan kepada publik melalui media massa.
“Dari awal kami sudah membuka proses ini secara transparan, mulai dari publikasi, penjaringan, verifikasi hingga nantinya penetapan calon ketua. Semua tahapan akan kami sampaikan kepada masyarakat melalui media,” jelasnya.
Sebagai salah satu pengurus cabang olahraga di Aceh Barat, Budi berharap kepemimpinan KONI ke depan mampu membawa perubahan signifikan terhadap pembinaan dan prestasi olahraga daerah.
Menurutnya, KONI harus hadir sebagai organisasi yang melayani kebutuhan atlet dan cabang olahraga, bukan sebaliknya.
“Kami berharap ketua KONI yang terpilih nantinya memiliki visi dan misi yang jelas, mampu merangkul seluruh cabang olahraga, serta memiliki integritas tinggi dalam membangun prestasi olahraga Aceh Barat. KONI harus menjadi rumah bagi atlet dan cabang olahraga untuk berkembang,” katanya.
Muskab KONI Aceh Barat 2026 sendiri menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembinaan olahraga daerah ke depan. Seluruh insan olahraga berharap kepemimpinan baru nantinya mampu melahirkan terobosan-terobosan yang berdampak langsung terhadap peningkatan prestasi atlet Aceh Barat di tingkat provinsi maupun nasional.







