Aceh Barat, Independen News – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat melakukan pengecekan langsung BBM ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan dan Kecamatan Meureubo, Jumat 6 Maret 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) tetap aman serta mengantisipasi adanya penimbunan maupun pembelian berlebihan oleh masyarakat.
Tim ini menerjunkan para kanit dan anggota dari Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) dan Unit Resmob Satreskrim Polres Aceh Barat yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim AKP Roby Afrizal, SH, MH.
Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.IK., M.IK., melalui Kasatreskrim AKP Roby Afrizal mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memastikan distribusi dan ketersediaan BBM di SPBU berjalan normal, serta mencegah praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Kami turun langsung untuk memastikan stok BBM di SPBU aman dan mencukupi. Selain itu juga untuk mengantisipasi adanya pembelian berlebihan, panic buying, maupun praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi,” ujar Roby.
Dalam sidak tersebut, tim Satreskrim melakukan pemantauan di lima SPBU yang berada di Kecamatan Johan Pahlawan, yakni SPBU Kuta Padang, SPBU Manek Roe dan SPBU Suak Raya. Senentara di Kecamatan Meureubo SPBU Meureubo dan SPBU Langung.
Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas memastikan bahwa persediaan BBM di seluruh SPBU yang dipantau masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Jenis BBM seperti Pertalite dan Solar masih tersedia dan distribusi kepada masyarakat berjalan normal.
“Kami tidak menemukan adanya antrean panjang ataupun pembelian yang tidak wajar. Aktivitas masyarakat membeli BBM masih dalam kondisi normal,” jelasnya.
Kapolres Aceh Barat juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menyikapi kondisi yang berkembang terkait ketersediaan BBM.
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan pasokan BBM di wilayah Aceh Barat tetap stabil.
“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu panik. Pemerintah dan pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.
Sementara itu, pihak pengelola SPBU juga memastikan bahwa stok BBM di wilayah Meulaboh masih aman. Pengawas SPBU Kuta Padang, Defri, mengatakan pasokan BBM dari Pertamina terus berjalan normal.
“Stok BBM aman dan tidak ada pembelian masyarakat yang tidak normal. Bahkan hari ini mobil tangki Pertamina juga sedang melakukan pembongkaran BBM di SPBU,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Pengawas SPBU Manek Roe, Andi, yang menyebutkan bahwa persediaan BBM tidak pernah mengalami kekosongan.
“Stok BBM tidak pernah putus. Masyarakat tidak perlu panik ataupun khawatir karena persediaan BBM masih aman,” pungkasnya.









