Menteri Maman Abdurrahman Tegas: Pinjaman KUR di Bawah Rp100 Juta Tidak Boleh Pakai Jaminan!

Jakarta, Independen News – Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa kredit usaha rakyat (KUR) untuk debitur dengan plafon di bawah Rp100 juta tidak boleh disertai jaminan apa pun.

Penegasan ini disampaikan Maman menanggapi banyaknya laporan masyarakat yang mengeluhkan adanya oknum perbankan yang masih meminta jaminan atau agunan dalam proses pengajuan pinjaman KUR kecil.

“Itu sudah final. Pengajuan KUR dari Rp1 juta hingga Rp100 juta tidak boleh memakai agunan sama sekali. Jika ada bank yang masih meminta jaminan, silakan laporkan kepada kami,” tegas Maman dalam keterangan resminya.

Maman juga menegaskan, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada perbankan yang kedapatan melanggar aturan tersebut.

Ia menilai kebijakan tanpa jaminan ini penting untuk memastikan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM kecil tetap terbuka dan tidak memberatkan.

“Kami ingin memastikan program KUR benar-benar membantu masyarakat bawah, bukan malah menyulitkan. Kalau masih ada bank yang nekat meminta jaminan, akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Program KUR sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM melalui pembiayaan dengan bunga rendah, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di berbagai daerah.

 

Pengaduan resmi Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) dapat disampaikan melalui nomor WhatsApp +62 8111 451 587

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *