Komisi II DPRK Apresiasi Program Pasar Tani Aceh Barat, Solusi Nyata Tekan Harga Pangan

Meulaboh, Independen News – Program Pasar Tani yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak pagi buta, di mana para ibu rumah tangga rela mengantre sejak pukul 6 pagi untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah dari harga pasar.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, menyampaikan bahwa kegiatan Pasar Tani akan terus dilanjutkan dan dikembangkan di lokasi baru, yaitu bekas arena PKA Ujung Karang.

Sebelumnya, program ini berlangsung di kawasan Seuneubok. Bahkan, Pemkab berencana menghadirkan Pasar Tani di seluruh kecamatan pada tahun 2026.

“Beras, telur, gula, minyak goreng, cabai merah semuanya disubsidi dengan harga murah. Sehingga akan sangat membantu masyarakat yang ekonominya lemah,” ujar Bupati Tarmizi.

Perbandingan harga antara pasar umum dan Pasar Tani menunjukkan selisih yang signifikan. Misalnya, beras premium 10 Kg dijual hanya Rp100.000 di Pasar Tani, jauh lebih murah dibanding harga pasar Rp144.000. Begitu pula minyak goreng Bimoli 2 liter yang dijual Rp28.000, sementara di pasar umum mencapai Rp42.000.

Melihat dampak positif ini, Anggota Komisi II DPRK Aceh Barat, M. Priya Nyona Feby, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap langkah pemerintah daerah.

“Program Pasar Tani ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat dari tekanan ekonomi. Kami di Komisi II sangat mendukung agar kegiatan seperti ini terus diperluas ke seluruh kecamatan, bahkan bisa dijadwalkan secara rutin,” ungkap Priya.

Ia juga menilai, subsidi yang diberikan pemerintah daerah tidak hanya meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga dapat menjaga kestabilan harga pangan di tingkat lokal.

“Langkah ini bukan hanya soal menjual murah, tapi soal menjaga daya beli rakyat dan memastikan distribusi pangan tetap merata,” tambahnya.

Dengan semangat gotong royong antara pemerintah, DPRK, dan masyarakat, Pasar Tani Aceh Barat diharapkan menjadi contoh sukses penanganan inflasi daerah dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *