Meulaboh, Independen News – Semangat generasi muda di Kabupaten Aceh Barat dalam mencintai dan menghafal Al-Qur’an kembali terpancar melalui kegiatan Lomba Tahfidh Qur’an yang digelar dengan penuh khidmat dan semarak sejak Senin hingga Rabu (02–04 Maret 2026).
Sebanyak 68 peserta dari berbagai pelosok Aceh Barat turut ambil bagian dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Remaja Masjid Agung Baitul Makmur bekerja sama dengan Persatuan Pemuda Santri Aceh Barat (PPSAB).
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara remaja masjid dan pemuda santri dalam memperkuat syiar Islam serta membina generasi Qur’ani di daerah tersebut.
Ketua Panitia Syahwaludin, M.A., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan acara yang berlangsung lancar dan penuh antusiasme.
“Alhamdulillah, partisipasi peserta tahun ini sangat menggembirakan. Ini menunjukkan semangat menghafal Al-Qur’an di kalangan generasi muda Aceh Barat terus tumbuh. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PPSAB Zulkifli Andi Govi, M.E., yang akrab disapa Dek Zol, turut memberikan apresiasi terhadap semangat dan kerja sama para panitia.
“Kami ingin generasi muda Aceh Barat tumbuh sebagai generasi yang Qur’ani, berilmu, dan berakhlak. Kolaborasi seperti ini akan terus kami perkuat agar melahirkan program pembinaan yang bermanfaat bagi umat,” ungkapnya.
Dukungan serupa juga datang dari Imum Chik Masjid Agung Baitul Makmur, Waled H. Saifuddin Yahya, yang menilai kegiatan tahfidh seperti ini memiliki peran penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan dan pembinaan umat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin berkembang,” tuturnya.
Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Barat sekaligus Ketua BKM Masjid Agung Baitul Makmur, Dr. Husensah, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi antara remaja masjid dan pemuda santri. Ini adalah contoh nyata peran generasi muda dalam menjaga dan menghidupkan syiar Al-Qur’an di Aceh Barat,” tegasnya.
Sejak pagi hari pembukaan, suasana di lokasi lomba tampak penuh semangat. Peserta hadir bersama orang tua dan pembimbing masing-masing. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema indah di ruangan, menciptakan suasana religius yang menyentuh hati para hadirin.
Lomba dibagi ke dalam beberapa kategori hafalan, mulai dari SD (Juz 30), SMP (Juz 1–2), hingga SMA (Juz 1–3). Dewan juri yang terdiri dari tim MTQ Kabupaten Aceh Barat menilai peserta berdasarkan aspek kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, makhraj huruf, serta irama bacaan.
Penutupan acara dijadwalkan pada Jumat, 6 Maret 2026, dengan penyerahan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan kepada para juara.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat generasi muda Aceh Barat untuk menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh, serta mampu menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman.










