Bupati Aceh Barat Ingatkan Perusahaan Prioritaskan Pekerja Lokal, Agar Ekonomi Daerah Berputar

MEULABOH, Independen News – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal dengan mengingatkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut agar memprioritaskan putra-putri Aceh Barat dalam berbagai peluang kerja dan kemitraan usaha.

Hal tersebut disampaikan Tarmizi saat menggelar acara buka puasa bersama dengan para pelaku usaha, pimpinan perusahaan, serta sejumlah tamu undangan di pendopo Meulaboh, Sabtu (7/3/26).

Dalam kesempatan itu, Tarmizi menyoroti masih banyaknya vendor atau rekanan perusahaan yang berasal dari luar daerah. Ia berharap ke depan perusahaan dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat lokal untuk terlibat dalam berbagai aktivitas usaha.

“Vendor-vendor perusahaan yang dari luar Aceh Barat, mohon maaf, selama ini sudah cukup berada di Aceh Barat. Ke depan kita berharap dapat dikembalikan dan difokuskan untuk diprioritaskan kepada putra-putra Aceh Barat,” ujar Tarmizi.

Menurutnya, langkah tersebut bukan bertujuan membatasi pihak luar, melainkan sebagai upaya agar manfaat ekonomi dari keberadaan perusahaan benar-benar dirasakan oleh masyarakat setempat.

Ia menjelaskan, ketika pekerjaan atau proyek dikelola oleh pihak dari luar daerah, maka keuntungan yang diperoleh cenderung dibawa keluar Aceh Barat. Sebaliknya, jika peluang tersebut diberikan kepada masyarakat lokal, maka perputaran uang akan tetap berada di daerah dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.

“Kalau vendor dari luar, mungkin satu atau dua orang saja yang belanja di Aceh Barat, paling menghabiskan satu sampai lima juta rupiah. Tapi kalau yang bekerja putra daerah, uang itu akan terus berputar di sini. Ekonomi masyarakat hidup, bahkan zakatnya juga dibayarkan di Aceh Barat,” jelasnya.

Tarmizi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat tetap membuka peluang bagi siapa pun untuk berusaha. Namun ia berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut dapat lebih memprioritaskan masyarakat lokal sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi Aceh Barat semakin meningkat dan mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *