Tiba di Aceh Barat, Kontingen Pramuka Disambut Haru Orang Tua dan Keluarga

Meulaboh, Independen News – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti kepulangan Kontingen Pramuka Aceh Barat setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) 2026 hingga perjalanan ke Malaysia.

Kedatangan para anggota kontingen disambut langsung oleh orang tua, keluarga, pembina, dan sejumlah pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap perjuangan mereka. Tangis haru dan rasa bangga pecah ketika para peserta akhirnya kembali berkumpul bersama keluarga di Aceh Barat.

Salah seorang orang tua wali, Kamariah, yang juga merupakan guru MAN 1 Aceh Barat, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus serta para pembina Pramuka yang telah mendampingi dan menjaga anak-anak selama mengikuti Jamnas.

“Terima kasih kepada Ketua Harian Pramuka dan seluruh pembina yang telah menjaga anak-anak selama mengikuti Jamnas, bahkan mendampingi mereka hingga kegiatan liburan ke Malaysia,” ujar Kamariah.

Sementara itu, Ketua Harian Pramuka Aceh Barat, Zulkifli Andi Govi, SE., ME, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh peserta dalam keadaan selamat.

“Alhamdulillah, selamat bergabung kembali untuk adik-adik Mahkota Pramuka Aceh Barat bersama orang tua dan keluarga masing-masing,” ungkap Zulkifli.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina, orang tua, serta pihak-pihak yang telah mendampingi kontingen selama perjalanan, termasuk Syech Masri, Yunis, Ustad Hadi selaku Ka Nurul Falah, Ustad Aris selaku Ka RQ, serta seluruh pihak yang ikut membersamai rombongan selama mengikuti Jamnas dan perjalanan ke Malaysia.

Menurutnya, perjalanan kontingen kali ini bukanlah perjalanan singkat. Para peserta harus menempuh perjalanan panjang mulai dari Aceh, Jakarta, hingga ke Malaysia sebelum akhirnya kembali ke Aceh Barat.

“Alhamdulillah, luar biasa perjalanan anak-anak kita. Cukup panjang, melelahkan, tetapi juga menggembirakan. Mulai dari Aceh, Jakarta, hingga ke mancanegara, Malaysia, dan akhirnya kembali ke Aceh Barat,” katanya.

Zulkifli menilai pengalaman dan capaian para peserta selama mengikuti Jamnas 2026 merupakan sesuatu yang patut dibanggakan. Ia secara khusus mengapresiasi ketahanan fisik dan kedisiplinan para peserta yang terus mendapat bimbingan dari para pelatih dan pembina.

“Prestasi anak-anak kontingen Pramuka Aceh Barat ke Jamnas 2026 sungguh luar biasa, terutama dari sisi fisik mereka di bawah bimbingan para pelatih dan pembina, khususnya Syech Masri dan Syech Muda Yunis, pelatih Rapai Geleng Group Pramuka Kwarcab Aceh Barat,” jelasnya.

Zulkifli juga menyampaikan permohonan maaf kepada para orang tua, wali peserta, peserta maupun pembina apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, baik dalam komunikasi maupun pelayanan.

“Atas nama pengurus, kami memohon maaf kepada seluruh orang tua wali, peserta dan pembina jika selama kegiatan Jamnas ada kata-kata yang tidak mengenakkan maupun pelayanan yang belum maksimal,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pengalaman yang diperoleh selama Jamnas dan perjalanan ke Malaysia dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk tumbuh menjadi generasi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab dan memiliki semangat belajar yang tinggi.

“Semoga setiap langkah kita di Pramuka menjadi amalan ibadah untuk akhirat. Tidak ada yang paling kita syukuri selain nikmat dan kebahagiaan yang telah Allah titipkan untuk kita semua,” tutur Zulkifli.

Apresiasi juga disampaikan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh sehingga anak-anak mereka dapat berkiprah dan membawa nama Pramuka Aceh Barat ke tingkat nasional bahkan internasional.

Sebelumnya, Bupati Aceh Barat juga turut menyampaikan pesan dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Pramuka Aceh Barat yang telah membawa harum nama daerah.

Para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jamnas dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda Aceh Barat yang mandiri, disiplin, bersungguh-sungguh dalam belajar serta memiliki semangat untuk menata masa depan yang lebih baik.

Kepulangan kontingen ini pun menjadi momentum kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan masyarakat Aceh Barat. Setelah menempuh perjalanan panjang, para peserta akhirnya kembali ke daerah dengan membawa pengalaman, cerita, persahabatan, serta semangat baru untuk terus berkarya bersama Pramuka.

Salam Pramuka!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *