Meulaboh, Independen News – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Meulaboh menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan dialog dan diskusi ringan bersama tokoh pemuda dan praktisi industri di Rumah Makan Hasan Melborn, Meulaboh, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh kader HMI, Korps HMI-Wati (Kohati), serta sejumlah tamu undangan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang berbagi pandangan mengenai peluang investasi dan lapangan kerja di Aceh Barat.
Awalnya, kegiatan ini direncanakan dalam format diskusi atau dialog publik bertajuk “Investasi dan Industri: Peluang Kerja untuk Siapa?” yang membahas realita investasi di Aceh Barat. Namun karena keterbatasan waktu, kegiatan tersebut diubah menjadi sesi sharing dan tanya jawab bersama narasumber.
Dalam sambutannya, Ketua Umum HMI Cabang Meulaboh, Anwar Efendi menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader HMI, Kohati, dan para tamu undangan yang telah hadir serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Kohati, seluruh kader HMI, serta tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir pada kegiatan buka puasa bersama ini. Awalnya kita merencanakan ngabuburit sambil diskusi, namun hari ini kita lebih banyak melakukan sharing dan tanya jawab,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Azizon Nurza yang merupakan perwakilan dari PT. Mifa Bersaudara serta Darman Darwis sebagai perwakilan pemuda Aceh Barat.
Dalam sesi diskusi, panitia mengangkat persoalan yang tengah menjadi perhatian masyarakat, yakni paradoks daerah yang kaya sumber daya alam namun masih menghadapi persoalan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Salah satu pertanyaan yang disampaikan kepada para narasumber menyoroti kondisi Aceh Barat yang dikenal memiliki potensi sumber daya alam besar serta kehadiran sejumlah industri, namun masih muncul keluhan terkait terbatasnya kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
“Apakah kondisi ini menunjukkan bahwa investasi yang masuk belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat lokal, atau justru ada persoalan kesiapan sumber daya manusia lokal yang belum mampu menjawab kebutuhan industri?” demikian pertanyaan yang diajukan kepada narasumber.
Melalui kegiatan tersebut, HMI Aceh Barat berharap diskusi mengenai investasi dan industri dapat membuka wawasan generasi muda sekaligus menjadi masukan bagi berbagai pihak dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih berpihak kepada masyarakat.
Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan keakraban antar kader HMI, narasumber, serta para undangan yang hadir.








