Meulaboh, INDEPENDEN NEWS – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, mengajak seluruh insan pers di Kabupaten Aceh Barat untuk terus bersinergi dan memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks di tahun 2025.
Dalam sambutannya acara gala dinner bersama Wartawan di Pendopo Bupati Aceh Barat, Rabu malam (9/10/2025), Bupati Tarmizi menegaskan pentingnya peran media dalam mendorong kemajuan daerah, terutama di tengah keterbatasan fiskal akibat menurunnya transfer dana dari pusat.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sangat membutuhkan dukungan kuat dari seluruh teman-teman wartawan. Dukungan itu sangat membantu kemajuan daerah, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang berat seperti saat ini,” ujar Tarmizi.
Menurutnya, kondisi keuangan Aceh pada tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya, di mana dana transfer pusat berkurang hampir satu triliun rupiah. Hal ini berdampak langsung pada pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.
Meski begitu, Tarmizi menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Ia mencontohkan upaya pemerintah daerah dalam mengaktifkan kembali PDAM Tirta Meulaboh yang sempat “mati suri”.
“Begitu kami hadir, PDAM dalam kondisi tidak aktif dan memiliki utang hampir Rp2 miliar ke PLN. Namun kami terus berupaya agar layanan air tetap berjalan. Alhamdulillah sejak bulan puasa, PDAM sudah kembali aktif. Bulan Oktober ini, kita akan teken MoU dengan investor PDAM terbesar di Indonesia,” jelasnya.
Selain itu, Tarmizi juga menyoroti masalah kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi. Ia menyebutkan ada sekitar 5.300 warga Aceh Barat yang masuk kategori pengangguran terbuka, sebagian besar merupakan kepala keluarga.
Untuk menjawab persoalan itu, Pemkab Aceh Barat fokus menggerakkan sektor UMKM dan ekonomi kreatif lokal.
“Kita akan hidupkan UMKM dengan berbagai kegiatan seperti fashion show dan pagelaran seni setiap akhir pekan. Selain menumbuhkan ekonomi lokal, ini juga jadi magnet wisata,” ungkap Tarmizi.
Ia juga menyinggung pentingnya kegiatan Car Free Day sebagai ajang promosi produk UMKM sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat. Dinas Kesehatan juga rutin membuka layanan kesehatan gratis dalam kegiatan tersebut, yang mendapat antusias tinggi dari masyarakat.
Di sektor pendidikan, Bupati Tarmizi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menutup sekolah secara sepihak, namun akan melakukan evaluasi terhadap sekolah dengan jumlah siswa sangat sedikit.
“Kita tidak menutup sekolah sembarangan. Tapi kalau satu sekolah hanya punya satu murid dengan tujuh guru, tentu perlu kita evaluasi. Tujuannya agar pengelolaan pendidikan lebih efisien,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati Tarmizi mengajak semua pihak termasuk wartawan, pelaku usaha, dan masyarakat, untuk tetap optimis dan bekerja sama membangun Aceh Barat.
“Tantangan kita ke depan berat, terutama dengan adanya efisiensi dana pusat dan beban tambahan daerah. Tapi kalau kita bersatu, mencari solusi kreatif, dan mengoptimalkan potensi lokal, saya yakin Aceh Barat bisa bangkit dan menjadi daerah yang mandiri,” pungkasnya.








